Sukses


Urung ke Timnas U-22, Bagas Fokus Kejar Final Piala Presiden

Bola.com, Malang - Bek muda Arema FC, Bagas Adi Nugroho, urung bergabung dengan seleksi tahap ketiga Timnas Indonesia U-22. Cedera engkel kiri menjadi penyebab Bagas batal bergabung di tim besutan Luis Milla.

Hal itu diakui Bagas. Seusai pertandingan leg kedua semifinal Piala Presiden melawan Semen Padang di Kanjuruhan (5/3/2017) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, dia sudah berkomunikasi dengan asisten pelatih timnas, Bimasakti Tukiman, yang hadir di Malang.

"Saya sudah komunikasi dengan coach Bima karena saya tidak turun di pertandingan leg kedua kemarin. Setelah saya jelaskan kondisi cedera engkel ini, akhirnya dapat keputusan sementara fokus penyembuhan di Arema dan menatap final Piala Presiden," kata Bagas.

Pemain 19 tahun asal Yogyakarta itu tidak menyesal. Sebab, dia juga tidak bisa memaksakan diri untuk bergabung ke timnas dengan kondisi cedera. "Takdirnya sudah seperti ini. Jadi, tidak perlu disesali. Sekarang fokus segera pulih dan bisa main di final Piala Presiden," ujarnya.

Selama Piala Presiden 2017, Bagas selalu jadi pilihan utama pelatih Aji Santoso berpasangan dengan Arthur Cunha da Rocha. Dalam beberapa laga di fase penyisihan, dia sempat mengalami cedera engkel kanan.

Namun, mantan bek PSS Sleman itu memaksakan diri dan masih bisa tampil hingga leg pertama semifinal di Padang. "Saat melawan Semen Padang, saya dapat cedera engkel kiri. Jadi lengkap sudah kanan dan kiri," candanya.

Di Arema, kini krisis stoper. Dalam leg kedua semifinal kemarin, posisi Bagas Adi Nugroho digantikan M. Junda Irawan. Dari segi ketenangan, tentu Bagas masih jadi pilihan utama. Sebab, Junda berposisi asli sebagai bek kiri, bukan stoper, sehingga mantan kapten timnas U-19 ini masih diharapkan Arema untuk bisa tampil melawan Pusamania Borneo FC pada final Piala Presiden di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (12/3/2017).

 

Video Populer

Foto Populer