Sukses


Aji Santoso Jawab Protes Semen Padang atas 2 Gol Arema

Bola.com, Malang - Semen Padang melancarkan protes keras setelah menelan kekalahan 2-5 dari Arema FC dalam leg kedua semifinal Piala Presiden di Malang (5/3/2017). Mereka menganggap Arema banyak diuntungkan oleh keputusan wasit. Sebab, dua dari lima gol yang dicetak Cristian Gonzales berbau off-side.

Pelatih Arema Aji Santoso pun gerah dengan pemberitaan protes Semen Padang tersebut. Baginya, Arema layak menang. Sebab, permainan dikuasai Singo Edan. Sementara gol yang dicetak Gonzales juga semua sah.

"Gol pertama dianggap off-side. Itu salah. Di sini pelatih harus cermat karena bola sebelum menuju ke Gonzales memantul kaki pemain Semen Padang dulu. Dalam aturan FIFA itu tidak off-side," jelasnya.

Sedangkan gol keempat, Aji melihat ada pemain lawan yang mengawal Dedik Setiawan. Ketika bola diumpan, posisi Gonzales juga sejajar dengan Dedik.

"Kalau mereka protes karena dirampok wasit tidak masuk akal. Kami menang besar. Kalau kami menang dan semua gol dari penalti itu baru ada indikasi dirampok wasit. Waktu Arema kalah karena penalti di Padang kami terima dan tidak protes," kata mantan pelatih timnas U-23.

Selain itu, Aji juga melihat Semen Padang tidak tampil bagus ketika di Malang sehingga mereka layak kalah besar. Terutama gol terakhir, Aji menganggap Semen Padang tidak punya taktik untuk menahan serangan balik ketika gawang sudah ditinggalkan kiper.

"Dan satu hal yang saya sesalkan, kalau Semen Padang menganggap dirampok wasit, berarti mereka tidak menghargai kerja keras Arema untuk menang," imbuh pelatih 46 tahun ini.

Aji mengakui semua tim yang mengalami kekalahan pasti kecewa. Namun langkah yang dilakukan bukan dengan protes. Tapi lebih pada evaluasi permainan tim sendiri.

"Sekarang saya berpesan kepada publik sepak bola khususnya Aremania agar tidak menanggapi protes tersebut (dari Semen Padang). Saya sudah jawab protes itu. Sekarang lebih baik kami fokus ke final," pesan Aji.

Pada Minggu (12/3/2017) nanti Arema FC akan bersua dengan PBFC dalam final Piala Presiden di Stadion Pakansari Bogor. Sebuah capaian yang apik, karena Arema awalnya tidak memasang target tinggi di turnamen ini. Mengingat komposisi pemain banyak berubah dengan bergabungnya sejumlah pemain muda.

Video Populer

Foto Populer