Sukses

Barito Putera Bubarkan Tim U-21

Bola.com, Banjarmasin - Tidak adanya kompetisi untuk tim U-21 pada musim 2017 disikapi Barito Putera dengan membubarkan tim U-21. Pembubaran dilakukan seusai latihan rutin di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Senin (20/3/2017).

"Dengan berat hati, tim U-21 kami bubarkan sebagai opsi ketaatan terhadap regulasi yang diterbitkan PSSI bila kompetisi U-21 ditiadakan dan sebagai gantinya akan digelar kompetisi U-19," kata Syarifuddin Ardasa, asisten manajer Barito Putera, dalam rilis yang diterima Bola.com, Selasa (21/3/2017).

Syarifuddin Ardasa menambahkan sebenarnya, tim U-21 Barito Putera sudah terbentuk dari hasil seleksi sekitar 600-an pemain.

Imbas pembubaran, sebanyak 13 pemain terpaksa dilepas karena dari segi usia telah melewati untuk tim U-19. Ke-13 pemain yang dilepas itu sebagian baru tahap prakontrak dan sebagian lagi sudah resmi dikontrak. "Semoga mereka bisa ditampung oleh klub-klub yang bermain di Liga 3 atau Liga Nusantara," harap Ardasa.

Di sisi lain, kebijakan PSSI memutar kompetisi U-19 tidak jadi persoalan bagi klub berjulukan Laskar Antasari itu. Pasalnya, Barito sudah menyiapkan tim U-19 sejak jauh-jauh hari.

Klub yang didirikan oleh almarhum H. Abdussamad Sulaiman HB ini sudah menyiapkan dua tim sebagai pelapis tim senior yang kini diarsiteki pelatih asal Brasil, Jacksen Ferreira Tiago.

"Kami punya tim A yang bermaterikan pemain U-21 dan tim B yang berisikan pemain U-19. Ini untuk pembinaan jangka panjang," kata Ardasa.

Untuk tim U-19, saat ini tim pelatih tinggal melengkapi kekurangan di beberapa sektor karena kerangka tim sudah tertentu. "Kami masih punya database hasil seleksi pemain yang dilakukan pada November tahun lalu. Mayoritas pemain lokal. Kami targetkan akhir Maret mendatang tim sudah siap dan mulai melakukan latihan rutin," ujar Ardasa.

Barito Putera juga sudah mengantisipasi kehilangan empat pemain untuk Liga 1 2017. Seperti diketahui , tiga pemain Laskar Antasari lolos seleksi Timnas Indonesia U-22, yakni Hansamu Yama Pranata, Paulo Sitanggang, dan Nazar Nurzaidin. Kemudian kiper Muhammad Riyandi dipanggil mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-19.

"Jika keempat pemain itu permanen di timnas, kami sudah siap melakukan regenerasi. Sebab sesuai regulasi, setiap pemain yang masuk timnas boleh diganti keberadaannya di klub, tanpa menghapus status klub pemain bersangkutan. Karenanya Barito Putera juga sudah punya rencana semisal Riyandi sebagai kiper ketiga tim, lolos seleksi," tandas Ardasa.

 

0 Komentar

Belum ada komentar

    Video Populer

    Foto Populer