Sukses

Lorenzo Anggap Perselisihannya dengan Rossi Hal yang Wajar

Bola.com, Andorra - Pebalap Ducati, Jorge Lorenzo, tak menganggap perselisihannya dengan Valentino Rossi di Movistar Yamaha sebagai suatu masalah besar. Bagi X-Fuera, sudah menjadi hal yang wajar jika ada dua rider papan atas dalam satu tim yang sama saling bersaing untuk menjadi yang terbaik.

"Ketegangan memang akan mudah terjadi jika ada dua pebalap hebat di dalam satu tim. Ibarat sebuah kue, Anda tentu selalu ingin mendapat potongan yang besar," ujar Lorenzo dikutip dari Marca, Minggu (8/1/2017).

"Tak ada alasan untuk mengalah meski itu dengan rekan satu tim Anda sendiri. Karena jika Anda bisa mengalahkan rekan satu tim dengan selisih 0,5 detik saja di atas lintasan maka pebalap tersebut bisa dikatakan jauh lebih baik," sambung peraih gelar juara dunia MotoGP tiga kali tersebut.

Selama tujuh tahun menjadi rekan setim, hubungan Rossi dan Lorenzo kerap mengalami pasang surut. Rivalitas mereka mencapai puncaknya pada 2015 saat bersaing ketat dalam perebutan gelar juara dunia.

Rossi meradang karena merasa Lorenzo sengaja berkonspirasi dengan Marc Marquez untuk menjegalnya menjadi juara dunia ke-10. Gelar juara dunia MotoGP 2016 akhirnya memang jatuh ke tangan Jorge Lorenzo dengan keunggulan lima poin atas The Doctor di klasemen akhir.

Sejak itu X-Fuera dan Valentino Rossi terlibat perang dingin dan baru mencair usai balapan terakhir MotoGP 2016 di Valencia. Lorenzo akhirnya memilih hengkang ke Ducati pada akhir musim 2016.

0 Komentar

Belum ada komentar

    Video Populer

    Foto Populer