Sukses


Ini 2 Senjata Mematikan Timnas Indonesia saat Lawan Arab Saudi

Bola.com, Gresik - Pelatih Timnas voli Indonesia, Samsul Jais, mengungkapkan senjata yang dipakai untuk mengalahkan Arab Saudi pada laga perdana Grup A Kejuaraan Asia 2017 di GOR Tri Dharma, Gresik, Senin (24/7/2017). Selain pukulan spike, Timnas juga menang berkat jump service yang kerap mematikan lawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Timnas voli putra menang dengan skor 3-1 atas Arab Saudi. Timnas langsung unggul 2-0 setelah menang 25-23 pada set pertama dan 25-21 pada set kedua.

Pada set ketiga, tuan rumah sempat kecolongan dan kalah 22-25. Namun, kemenangan berada dalam genggaman setelah menang 26-24 pada set keempat.

Samsul mengungkapkan kemenangan timnya ini karena pukulan spike yang berkali-kali berbuah poin. Rivan Nurmulki dan Rendy Tamamilang yang diandalkan untuk melakukan spike bergantian menyumbangkan angka bagi tim Merah Putih.

"Dalam pola permainan bola voli modern, persentase bola cepat itu sedikit, karena tim-tim sekarang lebih menekankan pukulan spikeĀ untuk membunuh lawan, dan itulah yang kami kembangkan pada pertandingan ini. Yang jelas sistem sudah jalan sesuai rencana," ungkap Samsul setelah pertandingan.

Dalam pertandingan lawan Arab Saudi, Samsul mengakui jump service juga menjadi senjata mematikan karena Arab Saudi lemah dalam menerima bola-bola servis yang dilepaskan pemain Indonesia.

"Sekarang itu servis bagus, dan penerimaan servis yang baik menentukan kemenangan sebuah tim. Dan itulah yang kami tekankan di pertandingan tersebut," jelasnya.

Pada pertandingan berikutnya, Timnas voli Indonesia akan bertemu dengan Kazakstan, Selasa (25/7/2017). Satu hari berselang, giliran Qatar yang akan menjadi lawan tuan rumah.

Video Populer

Foto Populer