Sukses

Pemerintah Kucurkan Dana untuk Asian Para Games

Jakarta - Panitia penyelenggara (panpel) Asian Para Games (Inapgoc), yang berlangsung setelah helatan Asian Games 2018, kini dapat menggunakan anggaran pemerintah untuk melanjutkan pekerjaan. Sebab, Inapgoc dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) baru saja menandatangani nota kesepahaman atau MoU untuk dapat menggunakan dana yang telah dikucurkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Penandatanganan tersebut dilakukan Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari dengan Bayu Rahadian, PPK sekaligus Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus di bawah Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Selasa (14/11/2017). Kemenkeu mengucurkan dana hampir Rp 86 miliar melalui Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora untuk Inapgoc.

"Kami memang mendapatkan alokasi anggaran denngan waktu yang cukup ketat. Oleh karena itu kami pun bekerja dengan ketat, melakukan verifikasi dan persiapan-persiapan yang mendesak seperti gaji panitia," ujar Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta usai menyaksikan penandatanganan MoU di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Bukan hanya soal honor panitia, Raden Isnanta juga menegaskan agar Inapgoc segera membuat materi promosi gelaran Asian Para Games. Dibanding Asian Games, promosi pesta olahraga untuk atlet berkebutuhan khusus ini belum dilakukan.

"Promo harusnya menjadi sesuatu yang penting karena masyarakat harus tahu dari sekarang. Maka kami akan lakukan promosi kecil-kecilan dengan proses yang terbatas," ucap Raden Isnanta.

Asian Para Games akan digelar di Jakarta mulai 8 sampai Oktober 2018. Sebanyak 17 cabang olahraga akan diperlombakan, lebih sedikit dari Asian Games 2018 Jakarta-Palembang yang menampilkan 484 nomor dalam 42 cabor.

 

1 dari 3 halaman

Pencairan Dana

Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari membeberkan agenda utamanya setelah penandatanganan MoU dengan pemerintah. Inapgoc akan mengajukan permohonan percepatan pencairan dana kepada Dirjen Anggaran dari Kementerian Keuangan demi menyelesaikan pekerjaan utama di hingga Desember 2017.

Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari

"Selanjutnya, ada proses administrasi yang harus dilakukan. MoU diajukan ke KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) dan KPPN butuh waktu lima hari kerja," tutur Okto. "Besok (hari ini, Rabu) adalah kesempatan berkomunikasi dengan Dirjen Anggaran dari Kementerian Keuangan," ucapnya.

2 dari 3 halaman

Agenda Utama

Raja Sapta Oktohari mengungkapkan dana yang didapat Inapgoc dari Kemenkeu bakal dipakai terlebih dahulu untuk biaya pelaksanaan rapat koordinasti komite atau Coordination Committee (Coorcom) Meeting hingga pembuatan materi promosi Asian Para Games 2018. Dia berjanji, INAPGOC bakal mengembalikan anggaran yang tersisa.

"Agenda utamanya adalah Coorcom meeting yang harus dilaksanakan bulan Agustus tapi kita sesuatu dan lain hal kita harus lakukan di bulan November. Technical delegate meeting yang akan dilaksanakan minggu ini. Dan CdM meeting mungkin akan sulit dilakukan tahun ini jadi akan kami geser tahun depan," kata Okto.

Selain rapat koordinasi, Inapgoc akan gencar melakukan promosi Asian Para Games 2018 pasca-penandatanganan MoU. Namun Okto meminta waktu untuk melakukan persiapan pembuatan materi promosi dalam berbagai format.

"Kalau slot sampai penempatannya sudah ada. Hanya materinya yang belum dibuat. Misalnya materi iklan visual, audio, dan lain-lain," tuturnya. "Ada juga technical handbook yang harus dijadikan acuan dari semua bidang."

0 Komentar

Belum ada komentar

    Video Populer

    Foto Populer