Sukses


    Kiper Persiba Dapat Pelajaran Penting dari Laga Kontra MU

    Bola.com, Balikpapan - Pertandingan melawan Madura United berakhir menyakitkan bagi Persiba Balikpapan, terutama kiper utama Alfonsius Kelvan. Alfonsius mengatakan, gol pertama tidak perlu terjadi jika wasit jeli terhadap dorongan yang dilakukan Fabiano Beltrame terhadap dirinya.

    Pada pertandingan lajutan Torabika Soccer Championships (TSC) A presented by IM3 Ooredoo di Stadion Parkesit, Balikpapan, tuan rumah tunduk dengan skor 1-2.

    Menurut Alvonsius, gol pertama terjadi saat ia mencoba mengamankan bola. Namun ada dorongan dari Fabiano dan bola tersebut tidak bisa dijangkau dan berhasil disarangakan Fabiano.

    "Saya sangat kecewa harus kalah di kandang dan gol pertama seharusnya tidak terjadi. Ada dorongan terhadap saya, namun wasit tidak melihat itu sebagai pelanggaran. Kan aneh, bagaimana pun juga jika pemain lawan menyentuh kiper itu sudah pelanggaran," kata Alfonsius Kelvan kepada Bola.com, Jumat (14/10/2016).

    Namun, nasi sudah menjadi bubur. Pertandingan pun sudah berakhir dan hasilnya tidak berubah. Kiper berkepala plontos ini bertekad tampil lebih baik lagi saat mengawal gawang Persiba.

    "Untuk pertandingan selanjutnya saya akan lebih konsentrasi lagi dan kompak. Kecewa kalah di kandang harus segera dilupakan. Pertandingan kemarin akan menjadi pelajaran berharga bagi saya," ujarnya.

    Sementara itu, pelatih Persiba Jaino Matos menegaskan kekalahan timnya tidak lebih karena kesalahan sendiri. Dari data statistik, Persiba menguasai pertandingan dengan perbandingan 61 persen untuk Beruang Madu dan 39 untuk tim tamu.

    "Permainan mereka (Madura United) tidak berada di atas kami. Tapi, kami kalah karena kesalahan sendiri mengantisipasi bola dan serangan cepat," tuturnya.

     

    Video Populer

    Foto Populer