Sukses

Ivan Carlos Diganjar Kartu Merah, Pelatih Persela Kritik Wasit

Bola.com, Balikpapan - Pelatih kepala Persela Lamongan, Aji Santoso mengeluhkan kepemimpinan wasit saat Persela dijamu Persiba Balikpapan dalam lanjutan Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo, Rabu (30/11/2016) di Stadion Persiba, Balikpapan.

Bukan hasil seri 3-3 yang sangat disesalkan Aji Santoso, tapi keputusan wasit memberikan kartu merah pada striker asingnya, Ivan Carlos pada menit ke-51 bersamaan dengan pemain Persiba, Dirkir Khon Glay. Ia mempertanyakan keputusan wasit lantaran Carlos tak melakukan aksi balasan ketika bek Persiba itu memukulnya.

Ivan bahkan diganjar kartu merah ketika dalam kondisi terjatuh akibat aksi pemulukan tersebut. “Saya tidak tahu apa alasan wasit karena Carlos dipukul sampai kepalanya berdarah, kok dia ikut diganjar kartu merah,” ujarnya.

Kendati begitu, Aji dan Persela menolak melaporkan tindakan wasit ke PSSI maupun operator TSC 2016, PT Gelora Trisula Semesta (PT GTS). Namun, terlepas ada laporan atau tidak, semestinya pengawas pertandingan bisa mencatat kejadian ini untuk ditindaklanjuti PSSI dan operator TSC.

Kubu Persela hanya berharap ada keadilan jika memang wasit salah dalam membuat keputusan. Sebab, kejadian ganjil ini jelas sangat merugikan bagi Persela. Apalagi seharusnya mereka juga mendapatkan hadiah penalti ketika Choi Hyun Yeon dilanggar keras di dalam kotak penalti Persiba.

“Kalau wasit jeli seharusnya kami dapat dua penalti. Tapi wasit hanya kasih satu penalti meski dia tahu pemain saya dilanggar di dalam kotak penalti,” keluhnya.

Wajar jika reaksi Aji seperti itu karena upaya Persela untuk mengadang laju Madura United di laga selanjutnya bakal semakin berat. Maklum, Carlos saat ini sedang di puncak performa. Ia menjelma menjadi striker subur di beberapa pertandingan terakhir. Tanpa Carlos, Aji meyakini timnya bakal sulit menjebol gawang Madura United.

Aji tak mau disebut mencari kambing hitam atas kegagalan Persela memetik kemenangan di laga ini. Ia mengakui, salah satu penyebab kegagalan timnya karena kesalahan pemainnya sendiri. Selain mudah ditembus lawan, mereka juga gagal menyarangkan bola saat mendapatkan hadiah penalti. “Sayang, seharusnya kalau kami bisa cetak gol saat mendapat penalti tadi, mungkin ceritanya akan beda. Kami seharusnya menang,” kata Aji.

 

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar

    Video Populer

    Foto Populer