Bendera Merah Putih Raksasa Mempersatukan Suporter Indonesia

oleh Vitalis Yogi Trisna diperbarui 13 Des 2015, 20:17 WIB
Sejumlah suporter mengikuti gladi kotor pembentangan bendera merah putih raksasa di Stadion Benteng, Tangerang, Minggu (13/12/2015). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Seluruh elemen suporter Indonesia mengusung satu visi dan misi, yaitu perdamaian dan kemajuan sepak bola Indonesia. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Hal itu dituangkan dalam pembuatan bendera Merah Putih raksasa. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Awalnya, bendera Merah Putih raksasa tersebut berukuran 13 ribu meter persegi. Namun, ukuran bendera tersebut diperbesar untuk memecahkan Guinness Book of Record atau rekor dunia. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Ada kendala yang dihadapi oleh seluruh suporter dalam lanjutan pembuatan bendera merah putih raksasa. Kendala tersebut adalah dana tambahan sebanyak Rp 500 juta yang harus dikumpulkan. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Suporter berharap kekurangan dana menyelesaikan bendera merah putih raksasa terpenuhi pada awal 2016 sehingga rencana pembentangan bendera di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dapat terwujud di tahun 2016. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Bendera merah putih raksasa yang bertajuk One Soul One Nation tersebut merupakan proyek gagasan Aremania dan dibuat oleh seluruh suporter di Indonesia. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Bendera merah putih raksasa yang terbuat dari kain nilon asal Cirebon tersebut dijahit mulai 5 Oktober 2015, di Lapangan Futsal Semeru, Kompleks Bumi Jatake, Tangerang Selatan. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Suasana kemeriahan pementangan bendera merah putih raksasa yang diikuti berbagai elemen suporter. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Selain suporter dewasa, beberapa anak-anak juga ikut meramaikan kegiatan pembentangan itu. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Para suporter akan bersatu untuk sepak bola Indonesia yang lebih maju. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Elemen suporter klub sepak bola di Indonesia, seperti Aremania, Viking, Jakmania, Bonek, Benteng Viola, Ronggomania, Paserbumi, La Mania, dan PS TNI gladi kotor pembentangan bendera merah putih raksasa. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)