Abduh Lestaluhu Akui Thailand Lebih Cerdik Dibanding Vietnam

oleh Ario Yosia diperbarui 19 Des 2016, 07:30 WIB
Pemain Timnas Indonesia, M. Abduh Lestaluhu, mendapat kartu merah saat melawan Thailand dalam laga leg kedua final Piala AFF di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu (17/12/2016). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Bek sayap kiri Timnas Indonesia, Abduh Lestaluhu secara jantan mengakui kalau Thailand pantas menjadi jawara Piala AFF 2016. Cara bermain mereka dinilai pemain PS TNI tersebut dinilai lebih menyulitkan Tim Merah-Putih dibanding Vietnam.

Publik sepak bola Tanah Air menyorot cara bertahan Timnas Indonesia pada duel final kedua Piala AFF 2016 yang dihelat di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/12/206). Para pemain poros belakang lebih mudah ditembus dibanding kala menjajal Vietnam di duel semifinal kedua.

Advertisement

"Cara bermain Thailand lebih susah ditaklukkan. Pemain-pemain mereka lebih mobil, rajin bergerak di berbagai sisi pertahanan. Beda dengan Vietnam yang cara menyerangnya condong lebih ditebak. Kami pun tinggal menunggu saja di area pertahanan. Sementara itu saat berjumpa Thailand, fisik lebih tersedot karena banyak bergerak. Mereka bermain amat cerdik," ujar Abduh.

Abdu Lestaluhu jadi perbincangan hangat di Indonesia. Ia yang terbakar emosi karena ofisial dan pemain Thailand seperti mengulur-ngulur waktu, menendang bola dengan keras ke arah bench Tim Gajah Putih.

Gara-gara aksinya di masa injury time, Abduh dikartu merah oleh wasit, Abdulla Hasan. Sang pemain yang disoraki suporter tuan rumah sempat melayangkan jari tengah. "Saya merasa menyesal. Saya akui saat itu saya sedang emosi. Tapi memang tidak semestinya saya berbuat seperti itu," ujar bek sayap mungil kelahiran Tulehu, 16 Oktober 1993.

Pada bentrok kedua final Piala AFF 2016, Thailand menang 2-0 lewat gol Siroch Chattong pada menit ke-37 dan ke-47 sekaligus memastikan keunggulan agregat 3-2 atas Timnas Indonesia.

Bersama para pemain Timnas Indonesia lainnya Abduh Lestaluhu kembali ke Indonesia pada Minggu (18/12/2016) malam dengan menumpang pesawat Garuda Indonesia GA867. Pasca kegagalan Tim Merah-Putih di laga puncak Piala AFF 2016, Abduh ingin fokus istirahat. "Setelah menjalani rangkaian panjang persiapan hingga tampil di Piala AFF, saya ingin istirahat dulu," katanya.