5 Pembelian Gagal Chelsea pada Era Roman Abramovich

oleh Tyo Harsono diperbarui 21 Jul 2017, 09:35 WIB

Bola.com - Chelsea telah sepakat untuk mendatangkan Alvaro Morata dari Real Madrid pada Rabu (19/7/2017). Transfer Alvaro Morata merupakan permintaan langsung dari manajer Antonio Conte.

Advertisement

Antonio Conte tengah mencari ujung tombak baru untuk Chelsea karena hampir menjual Diego Costa. Sebelumnya, The Blues sempat dikaitkan dengan Romelu Lukaku. Namun, pemain asal Belgia itu lebih memilih bergabung Manchester United.

Hal tersebut membuat Antonio Conte mengalihkan buruan kepada Alvaro Morata, Fernando Llorente, dan Andrea Belotti. Dari sekian nama itu, akhirnya Alvaro Morata yang berlabuh ke Stamford Bridge.

Guna mengamankan jasa Alvaro Morata, Chelsea dikabarkan harus mengeluarkan dana tidak kurang dari 71,6 juta poundsterling (Rp 1,2 triliun). Jumlah tersebut memecah rekor transfer termahal sepanjang masa The Blues.

Sejak dibeli Roman Abramovich pada 2003, Chelsea terkenal tidak ragu mengeluarkan banyak uang untuk membeli pemain baru. Namun, tidak semua pembelian Chelsea pada era Roman Abramovich selalu berhasil.

Beberapa pemain gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya meski dibeli dengan harga mahal. Lantas, siapa saja pembelian Roman Abramovich yang gagal saat memakai seragam Chelsea?

Berikut ini adalah lima pemain mahal yang gagal bersinar di Chelsea:

2 dari 6 halaman

Fernando Torres

5. Fernando Torres - Striker Spanyol ini menjadi andalan Mourinho saat menukangi Chelsea periode 2013 -2014. Di era tersebut Torres diduetkan dengan Demba Ba dan Samuel Eto'o. (EPA/Kerim Okten)

Sebelum Alvaro Morata, rekor pembelian termahal Chelsea menjadi milik Fernando Torres ketika dibeli dari Liverpool pada 2011. Saat itu, penyerang asal Spanyol itu didatangkan dengan harga 50 juta poundsterling (Rp 863 miliar).

Penampilan Fernando Torres selama memperkuat Liverpool menjadi alasan Chelsea rela mengeluarkan dana besar. Semasa berseragam The Reds, Fernando Torres mampu mencetak 81 gol dari 142 pertandingan.

Akan tetapi, Fernando Torres gagal menduplikasi permainannya selama di Stamford Bridge. Meski kerap mencetak gol penting, secara keseluruhan Fernando Torres hanya membukukan 48 gol dari 182 pertandingan.

3 dari 6 halaman

Andriy Shevchenko

2. Andriy Shevchenko (Chelsea) – Bersama AC Milan, Shevchenko terkenal sebagai predator kotak penalti. Penyerang Ukraina itu merapat ke Chelsea dengan harga 30 juta poundsterling (Rp 518 miliar). (AFP/Adrian Dennis)

Sewaktu masih memperkuat AC Milan, Andriy Shevchenko terkenal sebagai predator di kotak penalti lawan. Saat itu, Andriy Shevchenko hampir selalu mencetak dua digit gol setiap musim.

Catatan apik tersebut membuat Andriy Shevchenko menjadi incaran banyak klub, termasuk Chelsea. Pada bursa transfer musim panas 2006, The Blues merekrut Andriy Shevchenko dengan harga 30 juta poundsterling (Rp 518 miliar).

Meski begitu, Andriy Shevchenko gagal beradaptasi dengan sepak bola Inggris. Hal tersebut membuatnya hanya menciptakan sembilan gol dari 57 penampilan di Premier League.

4 dari 6 halaman

Adrian Mutu

Adrian Mutu (Kaizermagazine)

Adrian Mutu digadang-gadang akan menjadi penerus Gianfranco Zola di Chelsea. Penampilan apiknya sewaktu membela Parma menjadi alasan The Blues rela mengeluarkan dana 15,8 juta poundsterling (Rp 272 miliar).

Akan tetapi, Adrian Mutu justru berulah setelah pindah ke Chelsea. Pemain asal Romania itu bertengkar dengan manajer Chelsea saat itu, Jose Mourinho.

Keadaan semakin memburuk bagi Adrian Mutu, setelah terbukti menggunakan kokain pada September 2004. Hal tersebut membuat FA memberi hukuman tujuh bulan larangan tampil kepada Mutu dan Chelsea memutus kontraknya.

5 dari 6 halaman

Shaun Wright-Phillips

Chelsea's Shaun Wright-Phillips jumps for the ball against Reading during the Premiership football match at Stamford Bridge in London 30 January 2008. Chelsea won the game 1-0. AFP PHOTO ADRIAN DENNIS

Chelsea berniat melemahkan Manchester City sewaktu mendatangkan Shaun Wright-Phillips pada 2005. Saat itu, Chelsea rela mengeluarkan dana 21 juta poundsterling (Rp 362 miliar).

Manajer Chelsea saat itu, Jose Mourinho, menganggap Shaun Wright-Phillips sebagai pemain yang kerap merepotkan The Blues. Namun, Shaun Wright-Phillips kesulitan bersaing di Chelsea.

Tiga musim membela Chelsea, Shaun Wright-Phillips hanya mencatatkan 125 pertandingan dengan catatan 10 gol dan 18 assist. Pada musim panas 2008, Shaun Wright-Phillips memutuskan menerima tawaran Manchester City seharga 8,5 juta poundsterling (Rp 146 miliar).

6 dari 6 halaman

Juan Sebastian Veron

Juan Sebastian Veron

Sebelum tiba di Inggris, Juan Sebastian Veron memiliki reputasi gelandang top Italia. Pemain asal Argentina itu berhasil mengantarkan Lazio memenangi Scudetto musim 1999-2000.

Hal tersebut membuat Manchester United merekrutnya dengan banderol 28 juta poundsterling (Rp 483 miliar) pada 2001. Namun, Juan Sebastian Veron gagal beradaptasi dengan permainan di Premier League sehingga dijual ke Chelsea seharga 15 juta poundsterling (Rp 259 miliar) pada 2003.

Peruntungan Juan Sebastian Veron tak kunjung membaik di Chelsea. Juan Sebastian Veron justru lebih banyak berada di ruang perawatan karena menderita cedera. Empat musim di Stamford Bridge, Juan Sebastian Veron hanya 13 pertandingan dengan koleksi satu gol dan dua assist.

Sumber: Berbagai sumber

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, La Liga, Liga Champions, dan Liga Europa, dengan kualitas HD di sini

Berita Terkait