Bali United Pertanyakan Aturan Penetapan Juara Paruh Musim Liga 1

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 01 Agu 2017, 23:44 WIB
Bali United harus rela menempati posisi kedua klasemen sementara pada akhir paruh pertama Liga 1 2017. (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, mengkritik regulasi yang membuat Madura United menempati posisi pertama pada paruh musim Liga 1 2017. Widodo menganggap aturan tersebut tidak adil.

Madura United meraih status juara paruh musim setelah memuncaki klasemen sementara dengan raihan 32 poin atau sama dengan yang diraih Bali United. Namun Madura United berhak menjadi juara paruh musim karena unggul secara head to head.

Advertisement

Namun, aturan tersebut dianggap Widodo, tidak tepat. Sebab, jika berbicara secara head to head berarti dua tim tersebut sudah dua kali bertemu yakni di pertandingan kandang dan tandang. Padahal, keduanya baru bertemu sekali pada pertandingan yang digelar pada 16 April lalu dan dimenangi oleh Madura United dengan skor 2-0.

"Jadi Bali United sekarang posisi satu atau posisi kedua? Ukurannya apa? Kalau head to head itu dihitung satu pertandingan atau dua pertandingan? Menurut kamu hasil itu fair tidak?," kata Widodo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (1/8/2017).

Di sisi lain, Widodo mengaku Bali United tidak berniat membeli pemain baru untuk menambah amunisi di paruh kedua Liga 1 2017. Menurut dia, klubnya akan memanfaatkan pemain-pemain yang sudah ada.

"Untuk sementara ini tidak ada pemain baru di Bali United karena manajemen mengisyaratkan cukup dengan pemain yang ada. Saya juga kalau ngotot beli pemain kan repot juga," ujar pria berusia 46 tahun tersebut.