Persija Mengevaluasi Novri Setiawan Setelah Dikartu Merah Saat Menghadapi Persib

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 11 Jul 2019, 10:45 WIB
Gelandang Persija Jakarta, Novri Setiawan, tampak kecewa usai gagal menjebol gawang Persib Bandung pada laga Shopee Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Rabu (10/7). Persija bermain imbang 1-1 atas Persib. (Bola.com/Yoppy Renato)

Bola.com, Jakarta - Emosi gelandang sayap Persija Jakarta, Novri Setiawan, pecah ketika menghadapi Persib Bandung pada laga pekan kedelapan Shopee Liga 1 2019, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Rabu (10/7/2019). Pemain berusia 25 tahun itu dikartu merah wasit setelah menendang bola ke arah Ezechiel N'Douassel.

Kejadian pada menit ke-78 tersebut bermula ketika Novri dilanggar oleh Ezechiel. Novri yang merasa didorong bomber Persib itu, merasa kesal. Alhasil, emosinya meledak.

Advertisement

Ketika Novri diusir wasit, Persija Jakarta tengah unggul 1-0 via gol Marko Simic pada menit ke-75. Mengambil keuntungan lantaran tuan rumah hanya bermain dengan sepuluh orang, Persib berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-90+1 lewat Artur Gevorkyan.

Chief Executive Officer (CEO) Persija Jakarta, Ferry Paulus menyayangkan perilaku Novri yang merugikan timnya. Personel Timnas Indonesia itu disebutkannya akan dievaluasi agar kejadian tersebut tak terulang kembali.

"Ya ini sepak bola ya. Mungkin karena rivalitas tinggi. Ya disayangkan juga, terlalu berlebihan. Jadi catatan untuk kami," kata Ferry Paulus.

2 dari 2 halaman

Tanggapan Pelatih Persija

Gelandang Persija Jakarta, Novri Setiawan merayakan gol yang dicetak ke gawang Shan United pada laga Piala AFC 2019 di SUGBK, Jakarta, Rabu (15/5). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Terpisah, Julio Banuelos sebagai pelatih Persija juga tak berharap Novri dapat bertindak negatif saat timnya membutuhkan kemenangan. Arsitek asal Spanyol itu mengingatkan Novri untuk lebih menjaga emosi di atas lapangan.

"Saya berharap kejadian itu tidak terulang kembali. Kami akan melakukan evaluasi," kata Julio.

"Bahwa kejadian yang seperti itu tidak boleh terjadi di dalam pertandingan seperti tadi," tutur Julio.

Berita Terkait