Pelatih Persija Merespons Kabar Keretakan Hubungan dengan Bruno Matos

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 09 Agu 2019, 18:20 WIB
Pemain tengah Persija, Bruno Matos usai laga lanjutan Shopee Liga 1 Indonesia 2019 melawan Arema FC di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (3/8/2019). Kedua tim bermain imbang 2-2-. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Bola.com, Jakarta - Gelandang Persija Jakarta, Bruno Matos, sering mencurahkan isi hatinya di akun Instagram pribadinya. Pemain asal Brasil itu menyinggung keputusan pelatih Julio Banuelos, yang jarang menurunkannya secara penuh.

Sejak Banuelos mengambil alih Persija Jakarta dari pelatih terdahulu, Ivan Kolev, menit bermain Matos berkurang drastis. Dia masih rutin turun sebagai starter. Namun, pemain berusia 29 tahun itu kerap ditarik di babak kedua.

Advertisement

Hubungan keduanya dikabarkan retak. Bahkan, Banuelos tak menyertakan nama Matos dalam 18 pemain yang disiapkan untuk melawan Bhayangkara FC pada pekan ke-13 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (10/8/2019).

Banuelos merespons sebelum kabar semakin liar berkembang. Dia mengatakan hubungannya dengan sang pemain masih terjalin dengan baik.

"Tidak ada masalah dengan Matos. Saya tidak punya Instagram. Sehingga paling pentong bagi saya, tim kami punya tujuan bagaimana mengangkat Persija Jakarta untuk lebih baik," kata Banuelos pada konferensi pers pralaga kontra Bhayangkara FC.

2 dari 2 halaman

Tak Melarang Matos Curhat di Instagram

Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos, tampak kecewa dengan hasil akhir melawan Arema FC pada laga Shopee Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Sabtu (3/8). Persija bermain imbang 2-2 atas Arema. (Bola.com/Yoppy Renato)

Mengenai aktivitas Matos yang mencolok di Instagram, Banuelos tak berhak mencampuri. Arsitek asal Spanyol itu memberikan kebebasan kepada Matos untuk berkisah di media sosial.

"Saya tak mencampuri kepribadian seseorang. Dan memang apabila dia berbuat atau apapun, itu hak dia. Saya tak melarang. Itu saja," imbuh Banuelos.

"Konsentrasi saya hanya di tim saja. Tidak memikirkan hal-hal lain," tuturnya.