Pelatih Badak Lampung Puji Kualitas Persebaya Setelah Kalah di Kandang

oleh Aditya Wany diperbarui 21 Agu 2019, 04:45 WIB
Persebaya Surabaya meraih kemenangan 3-1 atas Badak Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (20/8/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Lampung - Badak Lampung FC meneruskan catatan tak pernah menang di kandang selama Shopee Liga 1 2019. Enam kali bertindak sebagai tuan rumah, mereka memetik dua seri dan empat kalah.

Terbaru, Badak Lampung FC takluk di hadapan suporter sendiri dalam laga pekan ke-15. Mereka dipermalukan Persebaya dengan skor 1-3 di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Selasa (20/8/2019).

Advertisement

Persebaya mampu membuka keunggulan terlebih dulu. Tiga gol mereka disumbang oleh brace dari Irfan Jaya (11' dan 17') dan Osvaldo Haay (44'). Sementara Badak Lampung hanya membalas lewat Zaenal Haq pada menit ke-26.

"Hasil pertandingan kali sangat tidak bagus. Tapi, jika dilihat dari segi permainan di babak kedua, kerja keras pemain sangat terlihat di pertandingan ini," ujar Milan Petrovic, pelatih Badak Lampung.

Duel ini menampilkan jual beli serangan antara kedua tim. Baik Badak Lampung FC maupun Persebaya berani bermain terbuka untuk mencari peluang mencetak gol.

Milan mengirim pujian untuk Persebaya yang berhasil menang di kandang timnya. Kendati, raihan itu tidak spesial mengingat beberapa tim sebelumnya juga mampu mencuri poin penuh di Lampung.

"Di balik itu, Persebaya merupakan tim yang kuat diisi sejumlah pemain bagus, tentu hal itu tidak mudah bagi kami. Terlebih ada kesalahan yang membuahkan gol, dan itu di luar rencana strategi tim," ucap pelatih asal Slovenia itu.

2 dari 2 halaman

Akui Kurang Konsentrasi

Skuat Persebaya saat merayakan gol ke gawang Badak Lampung di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Selasa (20/8/2019). (Bola.com/Dok. Persebaya)

Pemain Badak Lampung, Akbar Tanjung, menilai timnya memang kurang konsentrasi setelah lahirnya gol cepat Irfan Jaya.

"Di babak pertama, kami kurang konsentrasi di menit-menit awal. Setelah itu mungkin rekan-rekan bisa introspeksi diri masing-masing dan juga bisa memperbaiki permainan di babak kedua," tuturnya.

Kekalahan ini menempatkan Badak Lampung FC di peringkat ke-17 alias zona degradasi dengan mengoleksi 12 poin dari 14 pertandingan.