Menjelang Duel Arema Vs PSIS, Banur Ungkap Kenangan Adu Mulut dengan Milomir Seslija

oleh Iwan Setiawan diperbarui 30 Agu 2019, 16:30 WIB
Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah. (Bola.com/Iwan Setiawan).

Bola.com, Malang - Ada sisi menarik dalam laga Arema FC melawan PSIS Semarang dalam lanjutan Shopee Liga 1 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (31/8/2019).

Sisi menarik itu ialah pertemuan antara dua pelatih, Milomir Selsija di Arema dan Bambang Nurdiansyah (Banur) di PSIS. Kedua pelatih ini menyimpan kenangan panas ketika bertemu di Bali pada 2016  dalam fase grup Bhayangkara Cup di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Advertisement

Pada waktu itu, terjadi insiden adu mulut antar dua pelatih setelah pertandingan. Bermula dari aksi Milo yang dinilai berlebihan ketika pemain Arema dilanggar oleh pemain PS Polri (kini jadi Bhayangkara FC). Itu memang jadi ciri khas Milo pada waktu itu. Dia melakukan protes dengan gayanya kepada wasit ketika pemainnya dilanggar.

“Saya masih ingat waktu itu. Dia (Milo) protes ketika pemainnya ditimpa pemain kami. Dia menganggap sepak bola Indonesia seperti ini dan itu. Tapi sebaliknya, saat pemain saya ditimpa pemain Arema dia diam saja. Setelah pertandingan saya hampiri tapi dipisahkan oleh asisten pelatih Arema, Kuncoro,” jelas pelatih 58 tahun itu.

Dalam konferensi pers usai laga, Banur melanjutkan jika dia memang tidak suka dengan pelatih asing yang terlalu reaktif terhadap sepakbola Indonesia.

“Waktu itu saya sampaikan kepada media, pelatih asing itu cari makan di sini. Jadi jangan menjelekkan nagara kami. Dan tadi bertemu didepan (sebelum konferensi pers di kantor Arema FC). Kami bersalaman. Mungkin dia masih malu hati,” kata Banur lalu tertawa. 

2 dari 2 halaman

Punya Hubungan Baik

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, memberikan arahan kepada pemainnya saat menghadapi Persija Jakarta pada laga Shopee Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Sabtu (3/8). Persija bermain imbang 2-2 atas Arema. (Bola.com/Yoppy Renato)

Tapi setelah insiden itu, Banur mengaku punya hubungan baik dengan Milo. Reaksi Milo sekarang juga sudah tidak seperti dulu.

Milo kadang masih reaktif, tapi masih dalam batas wajar. Hal itu juga dianggap wajar oleh Banur karena semua pelatih melakukan hal yang sama.

“Sekarang hubungan sudah baik. Tidak ada masalah,” tegas mantan pelatih Persija Jakarta dan Persita Tangerang itu.  

Berita Terkait