Pelatih Arema Lega Hamka Hamzah dan Agil Munawar Bisa Main Melawan PSM

oleh Iwan Setiawan diperbarui 28 Sep 2019, 19:15 WIB
Hamka Hamzah saat bersdiskusi dengan pelatih Arema FC, Milomir Seslija. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Arema kembali mengubah komposisi pemain setelah pertandingan melawan Persib Bandung, yang harusnya digelar pada Sabtu hari ini (28/9/2019), mengalami penundaan.

Dua pemain belakang, Hamka Hamzah dan Agil Munawar, kembali masuk skema tim utama. Sebelumnya, mereka latihan dengan skuat cadangan lantaran keduanya harus absen pada laga kontra Persib, andai tak ditunda. Hamka dan Agil dinyatakan menerima sanksi akumulasi kartu kuning.

Advertisement

"Hamka dan Agil ikut kami siapkan untuk pertandingan melawan PSM Makassar (2/10/2019). Mereka hanya menjalani hukuman tidak bermain dalam satu pertandingan, melawan Persib yang ditunda. Ini jadi hal positif karena tim akan lebih kuat dan banyak opsi di belakang," jelas Milomir Seslija, pelatih Arema.

Seperti diketahui, Hamka punya peran penting sebagai kapten tim sekaligus tandem ideal Arthur Cunha da Rocha. Sementara Agil, dia sering jadi pilihan utama di sektor bek sayap.

Kini pemain gesit asal Bandung itu ditugasi menempati posisi bek kiri Ahmad Alfarizi, yang masih dalam pemulihan cedera.

"Saya pikir kami sudah punya komposisi tim yang bagus sekarang. Tapi, yang harus ditekankan tetap bermain kompak, tidak banyak melakukan kesalahan di semua posisi seperti melawan PSS, semua posisi main tanpa celah," lanjut mantan pelatih Madura United itu.

2 dari 2 halaman

Mental dalam Kondisi Bagus

Pemain Arema FC, Agil Munawar. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sebelumnya, Milo sempat khawatir dengan absennya Hamka dan Agil. Ditambah lagi bek asal Brasil, Arthur Cunha, masih belum pulih 100 persen dari cedera otot paha.

Kini kekhawatiran tersebut sementara hilang berganti optimisme tinggi.

"Sekarang kami punya cukup waktu untuk menyiapkan kondisi pemain agar fit menghadapi PSM. Tapi, yang terpenting, mental pemain dalam kondisi bagus setelah menang atas PSS," jelasnya.

Arema sempat mengalami periode buruk sebelum menjamu PSS. Singo Edan tidak pernah menang dalam empat pertandingan. Dua di antaranya, Arema ditahan tamunya di Stadion Kanjuruhan.

Hal itu membuat psikis pemain goyah. Apalagi kritikan dari Aremania sangat tajam dan langsung tertuju pada pemain yang sering melakukan kesalahan.