Indra Sjafri Indikasikan Evan Dimas dan Zulfiandi Masuk Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2019

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 16 Nov 2019, 20:15 WIB
Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Mauritius pada laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Jawa Barat, Selasa (11/9/2018). Indonesia menang 1-0 atas Mauritius. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Bogor - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, mengindikasikan akan membawa dua pemain senior, Evan Dimas Darmono dan Zulfiandi ke SEA Games 2019.

Evan dan Zulfiandi merupakan dua di antara tiga pemain senior yang masih bertahan di skuat Timnas Indonesia U-22. Satu pemain senior lainnya adalah Alberto Goncalves.

Advertisement

Indra memainkan Zulfiandi saat Timnas Indonesia U-22 beruji coba melawan Iran U-23 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (16/11/2019). Sementara Evan, berada di tribune penonton lantaran kondisinya masih kurang fit.

"Feeling saya, Evan dan Zulfiandi merupakan puzzle yang hilang selama bertahun-tahun," ujar Indra pada konferensi pers setelah pertandingan melawan Iran.

Indra pernah bekerja sama dengan Evan dan Zulfiandi di Timnas Indonesia U-19. Ketika itu, tim Garuda Muda ini berhasil keluar sebagai kampiun.

Ketiganya juga bahu-membahu membawa Timnas Indonesia U-19 mengalahkan Korea Selatan U-19 3-2 pada babak Kualifikasi Piala AFC U-19 2014.

"Mereka tonggak sejarah ketika kami mengalahkan Korea Selatan U-19 dan kemudian mereka menghilang. Keduanya puzzle saya yang hilang," tutur pelatih Timnas Indonesia U-22.

Video

2 dari 2 halaman

Kalahkan Iran

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, memberikan instruksi saat latihan di Lapangan F Senayan, Jakarta, Jumat (15/11). Latihan ini persiapan jelang Sea Games 2019 Filipina. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Pada pertandingan uji coba melawan Iran, Timnas Indonesia U-22 berhasil menang 2-1. Dua gol Garuda Muda dilesakkan Muhammad Rafli pada menit ke-32 dan Egy Maulana Vikri pada menit ke-84.

"Apa yang kami inginkan dalam rencana tercapai. Pemain semua paham apa masalah pada laga uji coba pertama melawan Iran yang berkesudahan 1-1," tutur Indra.

"Kami bermain lebih sabar dan menguasai bola lebih lama. Kami juga mengontrol pertandingan pada babak kedua. Saya pikir ini modal awal dan saya harap bukan puncak performa kami," imbuhnya.

Berita Terkait