Melatih Timnas Indonesia, Impian Pelatih Sriwijaya FC yang Belum Terwujud

oleh Iwan Setiawan diperbarui 18 Nov 2019, 12:15 WIB
Ilustrasi - Pelatih Kalteng Putra, Kas Hartadi, saat melawan Persita Tangerang pada laga Liga 2 di Stadion Pakansari, Jawa Barat, Selasa (4/12). Kalteng menang 2-0 atas Persita. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bola.com, Sidoarjo - Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, selangkah lagi punya catatan menarik. Pelatih asal Solo itu berpeluang melanjutkan catatan membawa tim Liga 2 promosi ke kasta tertinggi.

Pada Musim lalu, Kas Hartadi sudah membawa Kalteng Putra ke Liga 1. Sekarang, Sriwijaya FC dibawanya melaju ke semifinal.

Advertisement

Pelatih berusia 48 tahun ini mengaku senang bisa mengembalikan Sriwijaya FC ke habitat sesungguhnya. Apalagi, dia juga punya kenangan manis bersama tim berjulukan Laskar Wong Kito tersebut. Dia pernah memberikan gelar juara ISL pada 2011 bersama tim kebanggaan warga Palembang itu.

Tentu makin lengkap jika dia membawa Sriwijaya FC ke Liga 1 untuk musim depan. Namun, di balik semua prestasinya itu, ternyata masih ada satu keinginannya yang belum terpenuhi.

"Alhamdulillah, saya sudah merasakan beberapa prestasi. Tapi, yang saya tunggu, kesempatan suatu saat bisa melatih Timnas Indonesia. Terserah, di kelompok usia sekalipun," kata pelatih yang dikenal ramah ini.

Selain di level klub, beberapa kali Kas bisa menemukan bakat pemain muda dari beberapa daerah, terutama di Jawa Tengah.

Pemain seperti Antony Putro (PSS Sleman), Bagas Adi Nugroho (Bhayangkara FC) sempat merasakan tangan dingin Kas Hartadi sebelum dipanggil ke timnas kelompok usia.

"Ada beberapa pemain muda yang sempat saya latih di kelompok usia dalam sebuah sekolah sepak bola atau akademi. Bagas Adi, Antony, Hanif Sjahbandi, dan beberapa pemain lain. Tentu senang jika bisa kembali melatih mereka di timnas," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Tidak Putus Asa

Kas Hartadi memenuhi panggilan Komdis PSSI, Kamis (10/1/2019) petang. (Bola.com/Benediktus Gerendo)

Sampai detik ini, Kas Hartadi belum pernah dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Namun, dia tidak putus asa. Apalagi usianya belum tergolong kawakan untuk ukuran pelatih.

Hanya, saat ini sudah banyak mantan pemain timnas yang mendahuluinya di tim kepelatihan timas Indonesia seperti Bima Sakti, Fakhri Husaini, Kurniawan Dwi Yulianto, Yeyen Tumena, dan yang lain. “Saya selalu siap jika nantinya kesempatan ke timnas datang,” tegasnya.