Arteta Kesal Pemain Arsenal Tak Mengindahkan Peringatannya Saat Hadapi Leeds United

oleh Aning Jati diperbarui 07 Jan 2020, 10:45 WIB
Penyerang Arsenal, Reiss Nelson (kedua kiri) berselebrasi dengan rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Leeds United pada pertandingan Piala FA di Emirates Stadium, Inggris (6/1/2019). Arsenal menang tipis 1-0 atas Leeds. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Bola.com, Jakarta - Tampil di markas sendiri, Emirates Stadium, tidak menjamin Arsenal menang mudah saat menjamu klub dari Championship, Leeds United, Selasa dini hari WIB (7/1/2020).

Arsenal pada akhirnya menang, namun dengan skor tipis 1-0. Itu pun butuh perjuangan alias dengan susah payah. 

Advertisement

Gol tunggal kemenangan yang membawa the Gunners melaju ke putaran keempat baru tercipta pada menit ke-55 lewat tembakan gelandang muda berusia 20 tahun, Reiss Nelson.

Setelah pertandingan, manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengungkap ia sempat kesal karena pemainnya tak mengindahkan peringatan yang diberikannya.

Ia mengacu pada paruh pertama pertandingan, setidaknya dalam 30-35 menit pertandingan, di mana skuatnya bermain jelek. Padahal, ia sudah memperingkatkan bahwa Leeds merupakan lawan berat.

Leeds menguasai bola hingga dua per tiga di babak pertama, melepas 15 tembakan dibandingkan tiga tembakan yang dilepas Arsenal. Namun, kedua tim sama-sama belum bisa menjebol gawang lawan di babak pertama.

"Mereka mimpi buruk bagi setiap tim lawan," ujar Arteta.

"Saya katakan sebelum pertandingan, bertanding melawan Leeds itu seperti pergi ke dokter gigi. Ini laga berat, mereka membuatnya sangat berat. Mereka tim bagus," lanjutnya.

"Jika Anda tak siap menghadapi Leeds, Anda bisa tersingkir," ucap mantan asisten manajer Manchester City itu.

2 dari 2 halaman

Aktif Berteriak

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menginstruksikan pemainnya saat bertanding melawan Leeds United pada pertandingan Piala FA di Emirates Stadium, Inggris (6/1/2019). Kemenangan ini membawa The Gunners ke babak keempat dan menghadapi Bournemouth. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Beruntung Arsenal bisa bangkit di babak kedua, berkat pendekatan yang dilakukan Arteta saat turun minum.

"Kami harus bereaksi dan mengubah beberapa hal, tapi saya pikir perubahan terbesar adalah bagaimana pendekatan kami di babak kedua, mentalitas, seberapa agresif kami, seberapa kuat kami," kata manajer asal Spanyol itu.

Kiper Arsenal, Emiliano Martinez, membenarkan pendekatan yang dilakukan Arteta saat jeda pertandingan cukup memengaruhi penampilan pemain di babak kedua. Bahkan selama 45 menit kedua, Arteta sangat aktif berteriak di tepi lapangan, memberikan instruksi sekaligus semangat.

"Manajer sangat sering berteriak. Dia tak senang karena tahu kami bermain seperti ini dan kami tak respek dengan apa yang disampaikannya," kata Martinez setelah pertandingan.

Sesuai undian, di putaran keempat Piala FA 2019-2020, Arsenal akan menghadapi tim sesama peserta Premier League, Bournemouth.

Sumber: ESPN

Berita Terkait