Deretan Wonderkid yang Bakal Meramaikan Olimpiade Tokyo 2020

oleh Ario Yosia diperbarui 13 Feb 2020, 11:00 WIB
Penyerang timnas Prancis dan PSG, Kylian Mbappe memegangi bahunya dalam laga uji coba melawan timnas Uruguay di Stade de France, Rabu (21/11). Mbappe mendarat dengan tidak sempurna saat beradu dengan kiper lawan Martin Campana. (AP/Christophe Ena)

Bola.com, Jakarta - Olimpiade Tokyo akan dihelat pada 24 Juli-9 Agustus 2020 yang akan datang. Dari cabang olah raga sepak bola, sebanyak 16 tim sudah pasti akan bersaing untuk mendapat medali emas.

Sejumlah negara-negara kuat lolos ke fase 16 Besar. Brasil dan Argentina bakal menjadi kekuatan utama. Kedua negara punya banyak pemain bintang di tim U-23. Mereka akan jadi kandidat juara.

Advertisement

Selain itu, ada pula Jerman yang kini memiliki banyak pemain muda berbakat. Salah satu pemain bintang yang mungkin membela Jerman di Olimpiade 2020 yakni Kai Havertz, yang usianya baru 20 tahun.

Kylian Mbappe, dengan usia yang baru 21 tahun, juga berpeluang masuk dalam skuad Prancis U-23 di Olimpiade 2020. Dia menjadi kunci bagi Prancis untuk mendapat medali emas. Kylian Mbappe punya kemampuan yang tidak diragukan lagi.

Lantas, siapa saja pemain bintang yang mungkin bermain di Olimpiade 2020?

Video

2 dari 8 halaman

Prancis

Seorang penyusup melakukan tos dengan pemain timnas Prancis Kylian Mbappe pada laga final Piala Dunia 2018 melawan Kroasia di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7). Penyusup masuk ke tengah lapangan saat pertandingan memasuki menit 52. (AP/Thanassis Stavrakis)

Kylian Mbappe merupakan salah satu pemain paling penting di sepak bola Prancis. Kylian Mbappe membawa Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018 dan menjadi pilar penting bagi PSG.

Pada usia 21 tahun, Kylian Mbappe bisa menjadi bagian dari skuad Prancis di Olimpiade 2020.

Namun, sulit membayangkan Kylian Mbappe akan ambil bagian di Olimpiade 2020. Sebab, dia akan menjalani musim yang padat bersama PSG dan bakal menjadi pilar Prancis saat bermain di Euro 2020.

3 dari 8 halaman

Amerika Serikat

Gelandang Amerika Serikat, Christian Pulisic, tampak kecewa usai kalah dari Trinidad Tobago pada laga kualifikasi Piala Dunia di Stadion Ato Boldon, Selasa (10/10/2017). Trinidad dan Tobago menang 2-1 atas Amerika Serikat. (AFP/Ashley Allen)

Tradisi sepak bola Amerika Serikat memang belum cukup bagus. Akan tetapi, Amerika kini punya banyak pemain berbakat dengan usia yang sangat muda. Amerika bisa punya skuad menjanjikan di Olimpiade 2020.

Bintang muda Bayern Munchen, Alphonso Davies bisa menjadi andalan bagi Amerika Serikat. Selain itu, ada juga nama Gio Reyna dari Dortmund dan Christian Pulisic dari Chelsea.

4 dari 8 halaman

Rumania

Ianis Hagi. (dok. FRF)

Ianis Hagi merupakan anak kandung dari pemain legendaris, Gheorghe Hagi. Ianis Hagi kini bermain untuk klub Skolandia, Rangers. Dia baru berusia 21 tahun dan berpeluang tampil di Olimpiade 2020.

Ianis Hagi, meskipun karirnya di sepak bola Eropa belum menonjol, sudah menjadi pusat perhatian di Rumania. Ianis Hagi sudah membela tim senior Rumania sejak september 2019 lalu.

5 dari 8 halaman

Spanyol

Penyerang Barcelona, Ansu Fati berebut bola dengan pemain Slavia Praha, Lukas Masopust pada pertandingan lanjutan Grup F Liga Champions di stadion Camp Nou, Spanyol (5/11/2019). Barcelona bermain imbang 0-0 atas Slavia Praha. (AP Photo/Emilio Morenatti)

Ansu Fati menjadi fenomena pada awal musim 2019/2020. Pada usia 17 tahun, dia menembus tim utama Barcelona dan tampil cukup bagus. Ansu Fati kini tercatat sebagai pemain termuda yang menjalani debut di Barcelona.

Ansu Fati lahir di Guinea-Bissau, tetapi kemudian sudah mendapatkan warna negara Spanyol. Ansu Fati sudah membela Spanyol di kelompok usia dan bisa membela Spanyol di ajang Olimpiade 2020.

  

6 dari 8 halaman

Brasil

Striker Timnas Brasil, Gabriel Jesus berpose bersama penggemar saat merayakan gelar juara Copa America 2019 setelah mengalahkan Peru pada partai final di Maracana Stadium, Senin (8/7/2019) dini hari WIB. Brasil sukses mengangkat trofi Copa America 2019 usai mengalahkan Peru 3-1. (Juan MABROMATA/AFP)

Brasil menjadi negara yang berpeluang diperkuat banyak pemain bintang top dunia. Salah satunya Gabriel Jesus. Dia pernah membela Brasil di Olimpiade Rio 2016 dan meraih medali emas.

Gabriel Jesus baru berusia 22 tahun dan bisa bermain di Olimpiade Tokyo.

Dua pemain muda Real Madrid, Rodrygo Goes dan Vinicius Junior juga punya peluang membela Brasil di Olimpiade 2020. Satu lagi bintang Real Madrid yang bisa berlaga di Tokyo yakni Eder Militao.

Selain itu, Brasil juga masih punya nama seperti Renan Lodi (Atletico Madrid), Gabriel Martinelli (Arsenal), dan Matheaus Cunha (Herta Berlin).

7 dari 8 halaman

Argentina

7. Lautaro Martinez (Inter Milan) - 11 Gol (2 Penalti). (AFP/Tiziana Fabi)

Penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez juga berpeluang tampil di Olimpiade 2020. Saat ini, dia baru berusia 22 tahun dan memenuhi syarat untuk masuk skuad Olimpiade. Lautaro Martinez bisa menjadi mesin gol bagi Argentina.

Selain Lautaro Martinez, Argentina juga memiliki beberapa nama top lain seperti Exequiel Palacios yang musim ini tampil bagus bersama Bayer Leverkusen. Lalu, ada pemain muda milik Ajax, Lisandro Martinez.

8 dari 8 halaman

Jerman

Kai Havertz (Leverkusen) (AFP/Oscar Del Pozo)

Jerman punya banyak pemain muda yang bisa diandalkan di Olimpide 2020, salah satunya Kai Havertz. Pemain berusia 20 tahun bermain bagus pada musim 2018-2019 lalu bersama Bayer Leverkusen.

Pada musim 2019-2020, catatan statistik Kai Havertz memang menurun. Akan tetapi, performa Kai Havertz dinilai lebih matang. Dia bisa menjadi pilar Jerman saat berlaga di Olimpiade 2020.

 

Sumber asli: Marca

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, Published 12/2/2020)

Berita Terkait