Virus Corona Juga Ancam MotoGP 2020: GP Qatar Aman, GP Thailand Teka-teki

oleh Hendry Wibowo diperbarui 19 Feb 2020, 08:30 WIB
Pekerja menyapu air hujan ke luar lintasan saat sesi latihan dan kualifikasi kualifikasi MotoGP Thailand 2019 di Sirkuit Internasional Buriram, Sabtu (5/10/2019). Pekerja harus bekerja keras untuk mengeluarkan air hujan dari lintasan. (Lillian SUWANRUMPHA/AFP)

Bola.com, Jakarta - Virus Corona yang sedang mewabah di Wuhan, China dan penyebarannya sangat masif di kawasan Asia, membuat banyak event olahraga ditunda sampai dibatalkan.

Kini virus Corona juga mengancam gelaran MotoGP 2020. Terlebih dua putaran pertama Kejuaraan Dunia Balap Motor memang berlangsung di benua Asia.

Advertisement

Pertama adalah Sirkuit Losail, Qatar, 8 Maret. Kedua yaitu Sirkuit Buriram, Thailand, 22 Maret.

Dalam wawancara dengan media Spanyol, AS, CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta selaku penyelenggara MotoGP membenarkan event garapan mereka juga terancam virus Corona.

Namun ia meyakinkan jalannya GP Qatar bakal sesuai jadwal. Tapi status GP Thailand masih teka-teki.

"Kami bakal aman dan untuk Qatar bakal sesuai jadwal. Karena kami sudah dapat jaminan tidak ada bahaya di sana (belum ada kasus virus Corona di Qatar)," kata Ezpeleta.

Sakksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Tunggu Jawaban Pemerintah Thailand

Dokter memeriksa kondisi pasien kritis virus corona atau COVID-19 di Rumah Sakit Jinyintan, Wuhan, Provinsi Hubei, China, Kamis (13/2/2020). China melaporkan 254 kematian baru dan lonjakan kasus virus corona sebanyak 15.152. (Chinatopix Via AP)

Sayangnya respons positif Ezpeleta tidak berlaku buat GP Thailand. Menurutnya sampai sekarang, masih menunggu jawaban pemerintah Thailang mengenai status virus Corona di negara tersebut.

"Semua tergantung atas apa yang mereka katakan (pemerintah Thailand). Kami ke sana atau tidak, pertimbangan utama adalah keselamatan," Ezpeleta menerangkan.

Masalahnya GP Thailand sendiri tinggal menghitung pekan. Tentunya semua peserta menunggu keputusan apakah lomba ini tetap berlangsung sesuai jadwal.

"Seperti yang tadi saya bilang, kami masih menunggu respons dari pemerintah mereka," ujar Ezpeleta ketika coba dikonfimrasi speedweek.com.

Sumber: AS, Speedweek.com