Pemain Borussia Monchengladbach Rela Potong Gaji untuk Bantu Klub Atasi Krisis Akibat Virus Corona

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 20 Mar 2020, 12:45 WIB
Para pemain Borussia Monchengladbach merayakan gol Marcus Thuram ke gawang AS Roma pada matchday keempat Liga Europa di Stadion IM Borussia-Park, Jumat (8/11/2019) dini hari WIB. Monchengladbach menang 2-1. (AP Photo/Martin Meissner)

Bola.com, Jakarta - Borussia Monchengladbach patut bangga dengan keputusan yang diambil para pemainnya. Mereka merelakan gajinya dipotong untuk membantu klub agar tetap bisa membayar gaji karyawan yang terdampak virus corona.

DFB [Federasi Sepakbola Jerman] dan DFL [Operator Kompetisi] membuat keputusan penting pekan lalu. Mereka sepakat menangguhkan kompetisi di semua level, termasuk Bundesliga, hingga April 2020 yang akan datang.

Advertisement

Keputusan ini diambil setelah banyak kasus pandemi virus corona terjadi di Jerman. Semula, sempat ada ide laga Bundesliga tetap digelar tanpa penonton, tetapi DFB dan DFL memilih menunda kompetisi.

Keputusan penundaan kompetisi tentu saja berdampak pada kondisi ekonomi klub. Pemasukan klub dari terhenti karena tidak ada pertandingan. Sedangkan, klub harus tetap membayar gaji karyawan, staf, dan para pemain yang terikat kontrak.

Para pemain Gladbach menjadi tim pertama di Bundesliga yang rela memotong gajinya untuk membantu klub agar tetap hidup. Para pemain, juga staf pelatih, berharap gaji mereka bisa dipakai membayar gaji karyawan klub lainnya.

"Saya tidak perlu menjelaskan banyak hal kepada para pemain," ucap Direktur Olahraga Gladbach, Max Eberl dikutip dari Goal International.

"Para pemain tahu apa yang kini tengah terjadi. Ini adalah tugas mereka, mereka sendiri yang memberi tahu dirinya dan memikirkannya. Tim menawarkan pemotongan gaji jika itu membantu klub dan karyawan," tambah Max Eberl.

Max Eberl sangat bangga dengan sikap yang diambil Lars Stindl dan kawan-kawan. Dia yakin bahwa apa yang dilakukan pemain adalah bukti bahwa mereka punya komitmen yang besar pada klub.

"Mereka ingin mengembalikan sesuatu pada klub, juga untuk semua fans yang mendukung kami. Staf pelatih juga ikut [pemotongan gaji], begitu juga dengan para direktur," ucap Max Eberl.

Video

2 dari 2 halaman

Monchengladbach, Kuda Hitam dari Bundesliga

Pemain Borussia Monchengladbach, Lars Stindl berebut bola dengan gelandang AS Roma Javier Pastore dalam laga matchday keempat fase grup Liga Europa 2019-2020 di Stadion IM Borussia-Park, Kamis (7/11/2019). AS Roma takluk dari tim tuan rumah dengan skor 2-1. (AP/Martin Meissner)

Musim 2019/2020 berjalan cukup bagus untuk Gladbach. Pada awal musim, mereka sempat berada di puncak klasemen selama beberapa pekan. Namun, jelang paruh pertama musim ini berakhir, mereka kehilangan puncak klasemen.

Pelatih Marco Rose mampu meracik tim yang solid, walau kehilangan pemain kunci Thorgan Hazard yang pindah ke Dortmund. Marcus Thuram yang dibeli pada awal musim tampil bagus. Lalu, ada gelandang Denis Zakaria yang tampil makin matang dan kini menjadi bidikan banyak klub.

Gladbach juga berlaga di Liga Europa pada musim 2019/2020 ini. Hanya saja, langkah Gladbach terhenti pada fase grup karena hanya berada di posisi ketiga klasemen akhir.

Sumber: Goal International

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, published 20/3/2020)