Liga Inggris: 5 Pemain dengan Performa Terburuk dari Laga Chelsea vs Liverpool

Seperti musim lalu, Liverpool masih terlalu tanggu bagi Chelsea pada Liga Inggris 2020/2021 ini.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 21 September 2020, 09:55 WIB
Penyerang Liverpool, Sadio Mane, berusaha melewati pemain Chelsea pada laga Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, Minggu (20/9/2020). Liverpool menang dengan skor 2-0. (Will Oliver/Pool via AP)

Bola.com, London - Seperti musim lalu, Liverpool masih terlalu tanggu bagi Chelsea pada musim 2020/2021 ini. Liverpool menang dengan skor 2-0 pada laga yang digelar di Stamford Bridge, Minggu (20/9/2020) malam WIB.

Di laga Premier League, musim lalu Chelsea kalah dengan skor 1-2 dari Liverpool di Stamford Bridge. Sedangkan, saat bermain di Anfield, The Reds menang dengan skor 5-2.

Advertisement

Situasi nampaknya belum banyak berubah, walau Chelsea sudah membeli banyak pemain baru. Pada pertemuan terkini, Chelsea kalah dengan skor 2-0 dengan kedua gol dicetak Sadio Mane.

Frank Lampard belum memainkan semua pemain terbaiknya. Thiago Silva belum masuk susunan pemain. Hakim Ziyech pun masih cedera. Christian Pulisic juga tidak bisa bermain karena cedera.

Selain absennya pemain kunci, ada juga pemain Chelsea yang tampil buruk. Siapa saja pemain yang tampil buruk di laga Chelsea vs Liverpool?

Saksikan Video Pilihan Kami:


Kepa Arrizabalaga

Kepa Arrizabalaga. (AFP/Rui Vieira/pool)

Bersua Liverpool, Kepa Arrizabalaga lagi-lagi tidak memanfaatkan kepercayaan yang diberikan Frank Lampard. Kiper asal Spanyol melakukan satu blunder fatal yang berakibat pada gol kedua yang dicetak Sadio Mane.

Bermula dari backpass Antonio Rudiger, Kepa salah melakukan umpan. Bola direbut Mane yang kemudian dengan mudah mencetak gol ke gawang Chelsea.

"Kesalahan besar [Kepa]. Jelas sebuah kesalahan dan ketika Anda melihat laga ini tanpa kesalahan itu dan penalti yang kami dapatkan, seharusnya skor akhir bisa jadi 1-1," ungkap Lampard di laman resmi Chelsea.


Jordan Henderson

Kapten Liverpool, Jordan Henderson, merayakan kemenangan atas Wolverhampton Wanderers pada laga Premier League di Stadion Molineux, Kamis (23/01/2020). Liverpool menang dengan skor 2-1. (AP/Rui Vieira)

Liverpool memang menang, tetapi tidak berarti semua pemainnya tampil bagus. Salah satu pemain yang kurang memberi kontribusi adalah sang kapten tim, Jordan Henderson.

Jordan Henderson bermain sepanjang babak pertama. Namun, dia tidak mampu memberi banyak efek pada bangunan serangan Liverpool. Tak ada momen-momen besar yang mampu dihadirkan sang kapten.

Pada babak kedua, Thiago Alcantara masuk menggantikan Henderson. Dari situ, permainan Liverpool menjadi lebih dinamis. Thiago membuat aliran bola makin lancar. The Reds pun mencetak dua gol di babak kedua.


Marcos Alonso

Pemain Chelsea, Marcos Alonso, tampak kecewa usai ditaklukkan Sheffield United pada laga Premier League di Stadion Bramall Lane, Sabtu (11/7/2020). Chelsea kalah tiga gol tanpa balas. (Peter Powell/Pool via AP)

Selain Kepa, Marcos Alonso juga tidak mampu membuktikan diri pada Frank Lampard. Pemain asal Spanyol kembali tampil di bawah standar ketika Ben Chilwell masih cedera dan dia harusnya bisa mencuri perhatian.

Marcos Alonso tidak mampu berbuat banyak untuk mencetak gol pertama Liverpool. Dia kewalahan melawan Roberto Firmino yang kemudian mampu melepas umpan crossing untuk Sadio Mane.

Whoscored memberi nilai 6.0 untuk Marcos Alonso. Salah satu pemain dengan nilai terburuk pada laga Chelsea melawan Liverpool.


Jorginho

Pemain Chelsea, Jorginho, tampak kecewa usai ditaklukkan Sheffield United pada laga Premier League di Stadion Bramall Lane, Sabtu (11/7/2020). Chelsea kalah tiga gol tanpa balas. (Peter Powell/Pool via AP)

Jorginho harusnya mampu membawa Chelsea tampil dominan atas Liverpool. Mantan pemain Napoli punya kemampuan mengendalikan laga dengan umpan-umpannya. Akan tetapi, hal itu tidak nampak di laga melawan Liverpool.

Jorginho seolah terdikte oleh gaya bermain Liverpool. Bahkan, dia gagal memberi asa bagi Chelsea untuk bangkit tatkala sepakan penaltinya gagal menjadi gol pada menit ke-75.

Jorginho mendapat nilai 5.6 dari Whoscored. Nilai yang didapat pemain asal Italia itu sama dengan Kepa. Mereka mendapat nilai paling rendah dalam duel ini.


Andreas Christensen

Pemain Chelsea Andreas Christensen dan pemain Liverpool Sadio Mane saat pertandingan Liga Premier Inggris di Stadion Stamford Bridge, Minggu (20/9/2020). Liverpool menang 2-0 lewat gol Sadio Mane. (AP Photo/Matt Dunham, Pool)

Andreas Christensen melakukan satu pelanggaran fatal pada Sadio Mane. Momen yang terjadi pada akhir babak pertama itu mengubah semua rencana Frank Lampard. Sebab, Andreas Christensen menerima kartu merah.

Pemain asal Denmark itu membuat Frank Lampard kehilangan satu pemain di lapangan. Bukan hanya itu, dia juga harus menarik keluar Kai Havertz untuk digantikan Fikayo Tomori. Intensitas serangan pun berkurang.

Chelsea yang sebenarnya mampu mengimbangi Liverpool di babak pertama harus tunduk di babak kedua. Kronologi kekalahan yang dialami Chelsea bermula dari pelanggaran Christensen.

 

Sumber: Berbagai Sumber

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, Published 21/9/2020)

Berita Terkait