Liga Italia: Juventus Gagal Juara pada Musim Perdananya sebagai Pelatih, Andrea Pirlo Bakal Mulai Era Baru

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 03 Mei 2021, 14:30 WIB
Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, tampak bahagia usai menjuarai Piala Super Italia di Stadion Mapei, Rabu (20/1/2021). Juventus menang dengan skor 2-0 atas Napoli. (AFP/Miguel Medina)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, berjanji akan membawa Bianconeri kembali ke level tertinggi pada musim depan. Dia memberikan selamat kepada Inter Milan yang memang dianggapnya layak meraih Scudetto pada musim ini.

Inter Milan resmi menjadi juara Serie A setelah Atalanta hanya bermain imbang 1-1 dengan Sassuolo, Minggu (2/5/2021). Hasil laga itu otomatis membuat Nerazzurri tak lagi bisa dikejar perolehan poinnya.

Advertisement

Tim asuhan Antonio Conte berada di puncak klasemen dengan 82 poin dari 34 pertandingan. Masih ada empat pertandingan, tapi selisih poin Inter Milan dengan tim peringkat kedua terlalu lebar.

Keberhasilan Inter Milan ini sekaligus menghentikan siklus sembilan tahun Serie A yang dikuasai oleh Juventus. Andrea Pirlo yang baru saja menjadi pelatih Juventus pun tak berhasil mempertahankan dominasi tim yang diasuhnya dalam satu dekade terakhir.

Video

2 dari 5 halaman

Musim Perdana Andrea Pirlo

Reaksi pelatih Juventus Andrea Pirlo saat melawan AC Milan pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia melawan AC Milan di stadion San Siro, Rabu (7/1/2021). Andrea Pirlo pernah berkibar bersama AC Milan, ketika selama satu dekade berseragam I Rossoneri. (AFP Photo/Miguel Medina)

Musim ini adalah musim pertama Andrea Pirlo melatih Juventus. Sayang, pengalaman pertamanya tidak semanis yang diharapkan.

Juventus sempat berada di puncak klasemen Serie A, tapi tampil tidak konsisten. Perlahan-lahan mereka merosot dan kini pun harus berjuang bertahan di zona Liga Champions.

Pirlo mencoba membuat perubahan, hanya saja skuat Juventus belum siap. Alhasil, dengan skuad seadanya mereka tersingkir dari Liga Champions dan harus mengakui kekuatan Inter Milan di Serie A.

Kegagalan di Serie A jelas lebih menyakitkan, sebab selama sembilan tahun sebelumnya gelar juara Italia selalu menjadi milik Juventus.

3 dari 5 halaman

Ucapan Selamat untuk Inter Milan

Pelatih Juventus, Andrea Pirlo menginstruksikan pemainnya saat bertanding melawan Udinese pada pertandingan Liga Italia di di stadion Dacia Arena di Udine, Italia, Senin (3/5/2021). Tambahan tiga poin membuat Juventus naik ke posisi tiga klasemen dengan 69 poin. (Andrea Bressanutti/LaPresse via AP)

Andrea Pirlo meyadari situasinya saat ini. Gelar juara terlepas dari genggaman Juventus pada musim perdananya sebagai pelatih. Namun, baginya ini adalah pertanda dimulainya siklus baru untuk Si Nyonya Tua.

"Saya memberi selamat kepada Inter Milan dan pelatihnya karena layak mendapatkan gelar juara ini," ujar Andrea Pirlo kepada Football Italia.

"Sekarang kami harus berubah, sebab kami harus menjadi juara lagi."

"Satu era berakhir setelah sembilan tahun Scudetti. Sekarang era lain akan dimulai dan kami ingin kembali ke sana," lanjutnya.

4 dari 5 halaman

Berusaha Menang

Para pemain Juventus merayakan gol yang dicetak oleh Cristiano Ronaldo ke gawang Udinese pada laga Liga Italia di Dacia Arena, Minggu (2/5/2021). Juventus menang dengan skor 1-2. (AFP/Marco Bertorello)

Pada saat yang sama ketika Inter Milan memastikan Scudetto menjadi miliknya setelah Atalanta ditahan imbang Sassuolo, Juventus juga memetik kemenangan berharga atas Udinese dengan skor 2-1.

Pertandingan berjalan alot, mereka tertinggal 0-1 hingga menit ke-80. Kemudian Cristiano Ronaldo mencetak dua gol balasan di menit ke-83 dan 89 untuk membawa Juve menang.

Sumber: Football Italia

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, published 3/5/2021)

5 dari 5 halaman

Posisi Juventus Saat Ini