Kylian Mbappe Kesal terhadap Presiden PSG, Ada Apa Gerangan?

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 15 Jun 2021, 13:51 WIB
Striker Paris Saint-Germain (PSG) Kylian Mbappe merayakan golnya ke gawang Barcelona pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Camp Nou, Rabu (17/2/2021) dini hari WIB.(AP Photo/Joan Monfort)

Bola.com, Paris - Kylian Mbappe terang-terangan memberikan sinyal tidak suka dengan komentar Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, beberapa hari lalu soal perannya dalam perekrutan pemain. Dia mengklaim tidak pernah mendikte PSG soal pembelian pemain pada bursa transfer.   

Masa depan Kylian Mbappe menjadi salah satu pembahasan panas pada musim panas 2021. Dia dikabarkan menjadi buruan bebarapa klub Eropa, salah satunya Real Madrid. 

Advertisement

Namun, Al-Khelaifi menegaskan PSG tidak akan menjual sang bintang. Saat itu, ia juga mengingatkan Mbappe supaya jangan berharap mendikte pembelian pemain. 

Mbappe rupaya tidak suka dengan komentar Presiden PSG tersebut. Dia mengungkapkan secara terang-terangan pada konferensi pers di sela-sela memperkuat Prancis di Euro 2020.

"Dengan segala respek yang saya miliki untuk PSG, saat ini saya tidak tertarik (membahas skuad). Saya ada di sini untuk Prancis, tidak ingin mengganggu skuad," kata Mbappe, seperti dilansir Marca, Senin (14/6/2021). 

Dia kemudian menjawab komentar Presiden Al-Khelaifi. "Al-Khelaifi bilang saya tidak boleh memilih rekrutmen pemain? Saya akan menjawab itu. Saya tidak pernah meminta presiden atau Leonardo (direktur olahraga PSG) untuk membeli satu pemain pun," tutur Mbappe. 

"Saya adalah pemain sepak bola yang harus puas dengan apa yang saya lakukan di lapangan," kata Kylian Mbappe

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Belum Ada Kesepakatan

Pemain Paris Saint Germain (PSG), Neymar dan Kylian Mbappe, melakukan selebrasi usai mebobol gawang Liverpool pada laga Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu (28/11). PSG menang 2-1. (AP/Thibault Camus)

Kontrak Kylian Mbappe bersama PSG akan habis pada musim panas 2022. Namun, hingga kini belum ada kesepakatan baru yang tercapai antara Mbappe dan PSG. 

Beberapa media mengklaim ada kemungkinan Mbappe ingin hengkang. Apalagi, PSG mencatatkan hasil yang kurang memuaskan pada musim lalu. 

Namun, tak mudah bagi klub lain untuk memboyong Mbappe. Mereka harus menyiapkan biaya transfer dan gaji yang tidak sedikit untuk pemain Prancis tersebut. 

Sumber: Marca 

 

Berita Terkait