Bulutangkis Cabor Andalan Indonesia di Olimpiade, Sudah Sumbang Berapa Medali Sih?

oleh Asri Muspita Sari diperbarui 13 Jul 2021, 16:15 WIB
Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya (kedua kanan) dan Marcus Fernaldi (kanan) berpose sambil memegang piala usai mengalahkan pebulutangkis Denmark Mathias Boe dan Carsten Mogensen di final All England, Birmingham, Inggris (18/3). (AFP Photo/Paul Ellis)

Bola.com, Jakarta - Sejak berstatus cabang olahraga yang mempertandingkan medali di ajang Olimpiade pada edisi 1992, Indonesia membuktikan sebagai negara yang rajin mendapatkan kepingan emas.

Jika flashback ke belakang, medali emas pertama Indonesia di ajang Olimpiade pun lahir dari bulutangkis. Pada Olimpiade 1992 di Barcelona, Susi Susanti dan Alan Budikusuma mempersembahkan emas masing-masing dari sektor tunggal putri dan putra.

Advertisement

Belakangan, Susi Susanti dan Alan Budikusuma menikah dan disebut sebagai Pasangan Emas. Sejarah Indonesia di kancah Olimpiade tidak berhenti sampai di situ.

Terhitung sejak 1992 sampai terakhir Olimpiade Rio de Janeiro, tercatat kontingen Indonesia hanya gagal mendapatkan medali pada Olimpiade London 2012. 

 

Lalu, berapa banyak medali yang diperoleh dari cabang bulutangkis Indonesia dalam sejarah Olimpiade? Yuk scroll ke bawah untuk mengetahuinya. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 7 halaman

Jumlah Medali di Olimpiade Barcelona 1992

Alan Budi Kusuma saat saat tampil di Olimpiade Barcelona 1992. (AFP/Alberto Martin)
  • 1 medali emas dari Alan Budikusuma (tunggal putra)
  • 1 medali emas dari Susi Susanti (tunggal putri)
  • 1 medali perak dari Ardy Wiranata (tunggal putri)
  • 1 medali perak dari Eddy Hartono dan Rudy Gunawan (ganda putra)
  • 1 medali perunggu dari Hermawan Susanto (tunggal putra)

 

 
3 dari 7 halaman

Jumlah Medali di Olimpiade Atlanta 1996

Ricky Subagja/Rexy Mainaky, menjadi andalan Indonesia dan meraih emas di Olimpiade Atlanta 1996. (AFP/Toshifumi Kitamura)
  • 1 medali emas dari Ricky Subagja dan Rexy Mainaky (ganda putra)
  • 1 medali perak dari Mia Audina (tunggal putri)
  • 1 medali perunggu dari Susi Susanti (tunggal putri)
  • 1 medali perunggu Denny Kantono dan Antonius Ariantho (ganda putra)
 
4 dari 7 halaman

Jumlah Medali di Olimpiade Sydney 2000

Candra Wijaya dan Tony Gunawan, juara ganda putra Olimpiade Sydney 2000. (AFP/Robyn Beck)
  • 1 medali emas dari Tony Gunawan dan Candra Wijaya (ganda putra)
  • 1 medali perak dari Hendrawan (ganda putra)
  • 1 medali perak dari Tri Kusharyanto dan Minarti Timur (ganda campuran)
 
5 dari 7 halaman

Jumlah Medali di Olimpiade Athena 2004

Taufik Hidayat bersama pelatihnya Mulyo Handoyo usai menjuarai final tunggal putra bulutangkis Olimpiade 2004 di Athena. (EPA/Kim Ludbrook)
  • 1 medali emas dari Taufik Hidayat (tunggal putra)
  • 1 medali perunggu Sony Dwi Kuncoro (tunggal putra)
  • 1 medali perunggu dari Eng Hian dan dan Flandy Limpele (ganda putra)
6 dari 7 halaman

Jumlah Medali di Olimpiade Beijing 2008

Hendra Setiawan dan Kido Markis, juara ganda putra Olimpiade Beijing 2008. (AFP/Goh Chai Hin)
  • 1 medali emas dari Markis Kido dan Hendra Setiawan (ganda putra)
  • 1 medali perak dari Nova Widianto dan Lilyana Natsir (ganda campuran)
  • 1 medali perunggu dari Maria Kristin Yulianti (tunggal putri)
7 dari 7 halaman

Jumlah Medali di Olimpiade Rio 2016

Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir merayakan kemenangan usai meraih medali emas Olimpiade Rio 2016 setelah mengalahkan Peng Soon Chan dan Liu Ying Goh dari Malaysia.(AP/Mark Humphrey)

Walaupun tradisi medali sempat terputus pada Olimpiade London 2012, Indonesia berhasil memperoleh satu medali emas di kompetisi yang diselenggarakan di ibukota Brasil.

Medali emas tersebut diraih oleh pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad dan Lilyana Natsir seteleh berhasil mengalahkan Chan Peng Soon dan Goh Liu Ying dengan skor 21-14 dan 21-12.

Itulah sederet prestasi yang sudah diraih Indonesia pada cabang olahraga Bulutangkis. Semoga kesebelas atlet yang tahun ini berangkat ke Tokyo akan mendapatkan medali emas dan mengharumkan bangsa dan negara.

Dukung Kevin Sanjaya, dkk bertanding dengan menyaksikan live streaming Olimpiade Tokyo 2020 secara gratis melalui aplikasi Vidio.

 

Penulis: Andrya Nabil (Vidio)

Berita Terkait