Liga Inggris: Enzo Fernandez Blak-blakan, Level Stres Meningkat Setelah Jadi Pemain Chelsea

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 29 Jul 2023, 12:45 WIB
Aksi pemain baru Chelsea, Enzo Fernandez yang berusaha merebut bola dengan pemain Fulham Kenny Tete dalam pertandingan di Stamford Bridge, Sabtu (4/2/2023) dini hari WIB. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Bola.com, Jakarta Bintang Chelsea, Enzo Fernandez, jujur-jujuran tentang bagaimana dia tiba di klub dari Benfica.

Fernandez gabung The Blues pada bulan Januari sebagai pemenang Piala Dunia 2022. Namun, Chelsea bermain buruk sepanjam musim.

Advertisement

Timnya berjuang untuk mengumpulkan hasil dan finis di paruh bawah.

“Itu adalah minggu yang sangat intens. Negosiasi berlangsung sangat lama, banyak kendala. Benfica tidak ingin saya pergi dan saya harus mengatakan bahwa ini adalah minggu yang sangat menegangkan yang membuat saya kehilangan banyak hal secara psikologis,"katanya kepada BR Football.

“Tapi semuanya berjalan seperti yang Anda inginkan, dan saya mampu melakukan lompatan itu untuk bermain di Liga Premier untuk klub besar seperti Chelsea,” tambahnya.

"Tapi ya, memang benar ada beberapa hari dan jam di mana saya tidak bisa tidur, saya cemas tidak tahu apa yang terjadi tetapi pada akhirnya itu semua sepadan."

2 dari 4 halaman

Era Baru

Aksi gelandang Chelsea, Enzo Fernandez saat menghadapi Fulham pad alaga Lga Inggris 2022/2023 di Stamford Bridge, London (3/2/2023). Enzo Fernandez dilepas ke Chelsea pada tengah musim 2022/2023 usai tampil apik bersama Timnas Argentina di Piala Dunia 2022 dengan nilai transfer 121 juta euro atau setara Rp2 triliun setelah baru membela Benfica hanya setengah musim sejak didatangkan dari River Plate pada awal musim 2022/2023. (AFP/Glyn Kirk)

Kegagalan Chelsea pada musim 2022/2023 juga menyeret nama Enzo Fernandez ke dalam pusaran cibiran.

Dibeli dari Benfica dengan nilai transfer selangit 121 juta euro pada Januari 2023, Fernandez gagal menyematkan Chelsea dari jurang keterpurukan.

Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2022 ini sebenarnya sosok playmaker tokcer.

Gelandang deep-lying itu mencatatkan dua assist dalam 22 pertandingan. Pemain Argentina itu menyelesaikan rata-rata 98,72 umpan setiap 90 menit dan menyelesaikan 84,28 yang menempatkannya sebagai gelandang teratas, menurut Fbref.

Kepiawaiannya dalam merebut bola serta kemampuannya dalam menstabilkan lini tengah membuatnya menjadi sosok penting di lini tengah The Blues.

Inilah yang menjadi tantangan bagi Pochettino. Jika ia bisa membangun lini tengah, Fernandez bisa menjadi kunci permainan.

 

3 dari 4 halaman

Calon Kapten?

Enzo Fernandez resmi menjadi pemain Chelsea. Ia dikontrak sampai 2031. (Dok Chelsea)

Ada satu sosok pemain Chelsea yang mencuri perhatian Pochettino, yaitu gelandang jangkar Enzo Fernandez. Pemain Argentina itu digaet dari Benfica pada paruh musim lalu dengan harga tinggi.

Mauricio Pochettino mengaku sudah tak sabar ingin bekerja sama dengan Enzo yang kebetulan juga sama-sama berasal dari Argentina.

“Senang bekerja dengan Enzo. Saya merasa sangat bangga dengan dia dan tim nasional, semua pemain yang memberikan Piala Dunia ketiga untuk Argentina. Saya senang dan saya berharap kami bisa memenangkan banyak trofi bersama di sini,” beber Pochettino.

4 dari 4 halaman

Berita Terkait