BRI Liga 1: Minta Dukungan, Pelatih PSM Berharap Suporter Kembali Penuhi Stadion Gelora BJ Habibie

PSM Makassar menutup laga jelang FIFA Matchday dengan hasil kurang memuaskan.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 05 September 2023, 06:45 WIB
Selebrasi pemain PSM Makassar, Yance Sayuri (kiri) setelah menjebol gawang Persib Bandung saat laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (14/02/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Sleman - PSM Makassar menutup laga jelang FIFA Matchday dengan hasil kurang memuaskan. Pasukan Bernardo Tavares itu cuma mampu bermain imbang di kandang PSS Sleman, Minggu (3/9/2023) malam WIB.

Laga pekan ke-11 BRI Liga 1 2023/2024 itu berakhir dengan skor seri 1-1. Gol PSM dilesakkan oleh Yance Sayuri di menit ke-18. Tim tuan rumah membalas lewat tendangan salto Esteban Vizcarra pada menit ke-29.

Advertisement

Tambahan satu poin membuat klub yang dijuluki Juku Eja itu menempati urutan 10 dengan koleksi 15 angka. Hasil dari empat kemenangan, tiga seri, dan empat kekalahan dari 11 laga yang dilakoni.

Soal jalannya laga, Bernardo Tavares menilai kedua tim bermain cukup bagus. Dia juga memuji semangat juang para pemain di lapangan. Menurutnya, PSM Makassar seharusnya bisa mencetak lebih dari satu gol pada pertandingan tersebut.

"Saya kira kami punya banyak peluang berbahaya setidaknya kalau kami fokus dan efisien menggunakan peluang itu bisa mendapatkan gol. Kami memulai pertandingan dengan bagus, banyak menciptakan peluang dan bisa mencetak gol," ujarnya.

"Laga dan atmosfer yang luar biasa di stadion, saya berkeinginan bahwa suporter tim tandang juga mendapat kesempatan buat menikmati atmosfer yang luar biasa ini. Semoga ke depan tim away bisa didukung oleh suporternya," harap Tavares.


Kinerja Wasit Buruk

PSS Sleman bermain imbang 1-1 melawan PSM Makassar dalam pekan ke-11 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/9/2023). (Bola.com/Ana Dewi)

Bernardo Tavares jadi salah satu pelatih yang sering mengkritik kinerja wasit di Liga 1. Duel PSS versus PSM Makassar juga tak luput dari sorotan pelatih asal Portugal itu. Menurut dia, pengadil lapangan banyak membuat keputusan yang tidak tepat.

"Di awal laga PSS mendapat free kick di depan bench kami, harusnya Arfan dilanggar oleh Bustos dan harusnya dia diberikan hukuman wasit, saya tidak mengerti wasit ini adalah wasit yang sama yang memimpin laga kami di Parepare saat itu kami menang 4-2," katanya.

"Dia buat beberapa keputusan yang membingungkan. No 5 harusnya dapat kartu kuning kedua, saya tidak ada masalah pribadi dengan pemain ini dan apa yang terjadi di lapangan kalau memang hal-hal yang dia lakukan itu diizinkan dilapangan. Saya kira apapun bisa diizinkan oleh wasit Indonesia di pertandingan Liga 1,"

"Kedua tim berjuang dengan baik, saya kira tim yang harus diperbaiki adalah wasit dalam memimpin pertandingan. Liga 1 saya kira layak dipimpin wasit yang lebih baik lagi," tandas Tavares.


Minta Dukungan Suporter

Juku Eja juga bisa dikatakan belum tampil maksimal di Liga 1 musim ini. Performa jawara Liga 1 musim lalu itu masih naik turun. PSM sejauh ini baru mencetak 13 gol dan kebobolan 12 kali.

Catatan ini berbanding terbalik dari musim lalu, di mana mereka cuma kebobolan tiga gol sepanjang musim plus cukup produktif dalam urusan mencetak gol. Kondisi tersebut disadari betul oleh Bernardo Tavares.

"Saya punya pesan buat suporter kami di Makassar. Musim lalu, klub, suporter, pemain-pemain bekerjasama dan akhirnya dapat keajaiban dengan pencapaian musim lalu bisa meraih gelar juara Liga 1," ucapnya.

"Tapi musim ini, suporter kami tidak datang ke stadion Parepare. Saya kira ini sangat penting sekali untuk suporter mendukung timnya dan salah satu hal paling krusial untuk membantu tim adalah dengan datang ke stadion, dukung tim pada saat bertanding di laga kandang," tambah Tavares.


Hanya Ribuan

BRI Liga 1 - Duel Pemain - PSS Sleman Vs PSM Makassar (Bola.com/Adreanus Titus)

Animo suporter untuk menyaksikan pertandingan kandang PSM tengah mengalami penurunan. Dikutip dari laman PT LIB, laga dengan kedatangan suporter tertinggi yakni ketika PSM menjamu Persib Bandung pada pekan ke-4 dengan total 4874 suporter.

Setelah pertandingan tersebut jumlah suporter menyusut. Misalnya saja saat PSM bersua Persik Kediri, hanya sekitar 1500 orang saja yang datang ke Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Kemudian 2408 tiket terjual ketika laga melawan Persis Solo.


Posisi PSM

Berita Terkait