BRI Liga 1: Batal Jadi Klub Musafir, Persebaya Bisa Menjamu Persija di Stadion GBT

Persebaya Surabaya akhirnya bisa kembali berkandang di Surabaya.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 05 Desember 2023, 06:30 WIB
Pemain Persebaya Surabaya, Muhammad Iqbal (kedua dari kanan), melepaskan tendangan di tengah kepungan pemain RANS Nusantara saat kedua tim saling berhadapan pada pekan 4 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (23/7/2023) sore WIB. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya akhirnya bisa kembali berkandang di Surabaya. Pemkot Surabaya telah memberi izin untuk klub Bajul Ijo untuk kembali menggunakan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT, Surabaya.

“Surat izin penggunaan GBT sudah kami dapatkan. Sekarang jalan proses perizinan dan tinggal rakor keamanan. Terima kasih kepada Pak Wali Kota Eri Cahyadi beserta jajaran Disbudporapar yang memberikan izin,” kata Ram Surahman, ketua panpel Persebaya.

Advertisement

Sebelumnya, Persebaya tidak bisa menggunakan Stadion GBT karena digunakan untuk pertandingan Piala Dunia U-17 2023. Itu berlaku efektif selama 10 November sampai 2 Desember 2023.

Persebaya Surabaya juga harus menunda dua laga kandangnya akibat Piala Dunia U-17 2023 itu. Masing-masing merupakan jadwal pertandingan melawan Persis Solo dan PSIS Semarang dalam BRI Liga 1 2023/2024 yang seharusnya digelar pada tanggal 2 dan 26 November 2023.


Lika-liku

Liga 1 - Ilustrasi Logo Persebaya Surabaya BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Dua laga itu sebenarnya telah diatur akan digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. Untuk laga pertama melawan Persis, duel ini terpaksa ditunda menjadi 13 Desember 2023 karena manajemen Persebaya tidak mengantongi izin.

Kemudian, Persebaya untuk kali kedua harus menunda laga kandang saat menjamu PSIS Semarang. Penyebabnya, manajemen Bajul Ijo kesulitan menemukan tempat untuk bisa menggelar laga kandang melawan Laskar Mahesa Jenar tersebut.

Penggunaan Stadion GJS jadi kendala bagi Persebaya karena sempat terjadi kerusuhan yang melibatkan suporter pada Minggu (19/11/2023). Kerusuhan itu terjadi setelah Gresik United kalah 1-2 dari Deltras FC dalam lanjutan Liga 2 2023/2024.

Persebaya lalu mengupayakan untuk kembali ke Surabaya dan bisa menggunakan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Rencana mereka juga dilandasi oleh fakta bahwa Stadion GBT tidak dipakai untuk Piala Dunia U-17 2023.


Piala Dunia U-17 2023

Sejumlah suporter memberikan semangat kepada pemain Timnas Indonesia U-17 setelah dikalahkan Timnas Maroko U-17 dalam laga pamungkas Grup A Piala Dunia U-17 2023 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (16/11/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Seluruh pertandingan Grup A sudah rampung. Kota Surabaya menggelar hari terakhir pertandingan Piala Dunia U-17 2023 pada hari ini, Selasa (21/11/2023). Ada dua pertandingan babak 16 besar, yakni Mali melawan Meksiko dan Maroko kontra Iran.

Artinya, Stadion GBT seharusnya bisa dipakai oleh Persebaya untuk menjamu PSIS Semarang pada Minggu nanti. Masalahnya, stadion itu harus steril untuk perhelatan Piala Dunia U-17 2023.

Sterilisasi Stadion GBT sendiri bakal berjalan sampai 2 Desember 2023. Artinya, Persebaya belum bisa menggunakannya sebelum tanggal itu. Alasan yang sama sebenarnya membuat Bajul Ijo sempat harus hijrah ke Gresik.


Kembali ke GBT

Setelah Piala Dunia U-17 2023 rampung, Persebaya kini akhirnya bisa kembali menggunakan Stadion GBT sebagai kandang di Liga 1. Terdekat, mereka akan menjamu Persija Jakarta dalam pekan ke-21, Sabtu (9/12/2023) sore.

“Dalam waktu dekat tiket lawan Persija sudah dapat dibeli. Detailnya nanti tunggu pengumuman resmi. Semoga semua lancar jadi kita bisa sama-sama memberikan atmosfer spesial lawan Persija nanti,” ucap Ram Surahman.