Bola.com, Jakarta Madura United tetap optimistis mengarungi lanjutan BRI Liga 1 2023/24 di tengah situasi sulit yang mendera. Tak hanya masalah di dalam lapangan, faktor nonteknis di luar lapangan jadi hambatan luar biasa bagi Laskar Sape Kerrap.
Sang presiden klub, Achsanul Qosasi terpaksa berurusan dengan pihak berwajib dalam kasus korupsi BTS 4G Kominfo. Pria asal Sumenep itu diduga menerima aliran dana haram hingga Rp40 Miliar.
Walaupun uang tersebut pada akhirnya telah dikembalikan kepada negara. Pria yang akrab disapa AQ itu masih harus melanjutkan kasusnya di Kejaksaan Agung.Di tengah kekosongan pucuk pimpinan tersebut, manajemen Madura United akhirnya membuat keputusan berani.
Mereka menunjuk Richard Erlangga sebagai pelaksana presiden klub (Acting Club President).
"Penunjukan bang Richard dilakukan setelah melalui diskusi intens dengan seluruh manajemen klub. Penunjukan ini tidak bertepuk sebelah tangan, karena ternyata bang Richard menerima amanah sebagai leader di klub ini sebagai bagian dari usaha berkelanjutan memajukan klub," tulis media officer Madura United, Ferdiansyah Alifurrahman dalam rilisnya.
Sporting Team Director Baru
Richard Erlangga memang bukan sosok baru di klub asal Pulau Garam tersebut. Pengusaha asal Padang itu sebelumnya merupakan Komisaris Utama di perusahaan pengelola Madura United, PT. Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) selama setahun terakhir.
Untuk menunjang penunjukan ini, Madura United juga memperkenalkan pos baru yakni sporting team director. Nantinya pos ini bakal ditempati Mayor Jenderal (Purn) Jodi Widjanarko.
"Sebuah pos baru diciptakan untuk memudahkan manajemen dalam melakukan pengelolaan tim ini ke depan," imbuhnya.
Daratkan Striker Asing Baru
Sementara itu, Madura United tak ragu melakukan perombakan besar-besaran demi mengangkat prestasi tim. Terutama di sektor pertahanan dan penyerangan yang dianggap kurang maksimal.
Penyerang asal Brasil, Dalberto Bolo diperkenalkan sebagai rekrutan terakhir di jendela transfer ini. Ia bakal diplot sebagai pengganti Junior Brandao yang secara mengejutkan dipinjamkan ke Bhayangkara FC.
"Menjawab kegundahan para suporter Madura Bersatu, ini yang saya sebut kejutan. Dia sudah kami daftarkan di detik-detik terakhir penutupan transfer pemain kemarin dan alhamdulillah sudah disetujui dan bisa segera dimainkan," ucap Direktur Utama PT. PBMB, Annisa Zhafarina Qosasi.
Segera Lepas Lulinha?
Tetapi sayangnya, transfer ini juga memberikan dampak besar bagi komposisi pemain asing Madura United. Mereka dipastikan melepas salah satu pemain asing untuk memberikan tempat kepada Dalberto.
Jacob Mahler dipastikan aman lantaran mengisi slot ASEAN. Tetapi tidak halnya dengan Lulinha, Cleberson Martins, dan Francisco Rivera.
"Kami memang tidak banyak merubah komposisi tim agak tidak terlalu banyak beradaptasi kembali. Untuk satu pemain asing yang akan dicoret akan segera kami umumkan dalam waktu dekat ini," tandas Annisa.