Persebaya Makin Terpuruk di BRI Liga 1, Manajemen Klub Segera Putuskan Nasib Paul Munster

Pelatih Paul Munster dianggap sebagai sosok yang harus bertanggung jawab atas keterpurukan Persebaya.

BolaCom | Aditya WanyDiperbarui 07 Februari 2025, 23:00 WIB
Pemain Persebaya Surabaya berkumpul untuk mendengarkan briefing dari pelatih Paul Munster sebelum menjalani latihan. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Solo - Manajemen Persebaya Surabaya tampaknya mulai jengah dengan hasil yang diraih oleh tim. Bagaimana tidak, tim asal Kota Pahlawan sudah melewati enam laga terakhir tanpa kemenangan di BRI Liga 1 2024/2025.

Terbaru, Persebaya dipaksa menelan kekalahan 1-2 saat bertandang ke markas Persis Solo dalam pekan ke-22 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (7/2/2025) malam.

Advertisement

Pelatih Paul Munster dianggap sebagai sosok yang harus bertanggung jawab atas keterpurukan ini. Manajemen Persebaya pun mengirim ultimatum soal nasib Munster jika gagal menang dalam dua laga berikutnya.

”Dengan hasil di Solo ini, dan memperhatikan permainan Persebaya sejak memasuki putaran kedua, manajemen Persebaya akan menentukan posisi Coach Paul Munster dalam dua pertandingan ke depan, melawan PSBS Biak dan Dewa United,” kata Candra Wahyudi, direktur operasional Persebaya, melalui rilis yang diterima Bola.com, Jumat malam.


Penentuan Nasib

Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster. (Aditya Wani/Bola.com)

Dua laga berikutnya akan jadi penentuan nasib Munster. Persebaya akan menjamu PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (15/2/2025). Berikutnya, mereka akan melawat ke markas Dewa United (21/2/2025).

Persebaya saat ini memang sudah lupa rasanya menang di BRI Liga 1 2024/2025. Kali terakhir mereka memetik tiga poin adalah saat sukses menundukkan Borneo FC dengan skor 2-1 pada pekan ke-16 lalu (20/12/2024).

Setelah itu, mereka tercatat sudah gagal menang dalam enam pertandingan berturut-turut. Rinciannya sempat menelan empat kekalahan beruntun melawan Bali United, PSS Sleman, Malut United, dan Barito Putera.

Lalu, Persebaya bermain seri 1-1 saat menjamu Persita Tangerang (31/1/2024). Rentetan hasil buruk belum menang sejak memasuki tahun 2025 ini sebenarnya sudah mendapat protes keras dari Bonek.


Bonek Demo

Mereka mempertanyakan komitmen Ernando Ari dkk. yang ingin menjuarai Liga 1 musim ini. Ditambah, ada karangan bunga yang dikirim ke mes pemain.

Kekalahan di markas Persis pun menambah daftar rentetan hasil buruk. Laga itu juga sekaligus membuat manajemen klub segera mengirim ancaman kepada Munster untuk membawa timnya bangkit.

Persebaya kini masih tertahan di posisi ketiga klasemen sementara dengan mengemas 38 poin. Mereka terancam mengalami penurunan peringkat mengingat Dewa United (37 poin) masih belum memainkan laga pekan ke-22.

Berita Terkait