BRI Liga 1: 3 Kali Kalah Beruntun, Leonard Tupamahu Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSS Sleman

PSS Sleman enggan terpeleset lagi di BRI Liga 1 2024/2025

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 14 Februari 2025, 17:45 WIB
Bek PSS Sleman Leonard Tupamahu dan Pelatih PSS Marian Mihail. (Bola.com/Ana Dewi)

Bola.com, Jakarta PSS Sleman enggan terpeleset lagi di BRI Liga 1 2024/2025. Klub berjulukan Super Elang Jawa itu mengusung misi bangkit saat berjumpa Arema FC pada laga pekan ke-23.

Menurut jadwal, duel antara Arema FC versus PSS Sleman berlangsung di Stadion Soepriadi, Blitar, Jawa Timur, Senin (17/2/2025). Pertandingan dimulai pada pukul 15.30 WIB.

Advertisement

Armada Mazola Junior itu baru saja menelan hattrick kekalahan di BRI Liga 1. Pekan lalu, PSS dipermalukan tamunya Bali United dengan skor 2-1. Sebelumnya, mereka dihajar Borneo FC 0-1 dan Semen Padang 2-4.

"Lawan Arema FC target menang, masak tiga kali mau kalah terus. Enggak ada cerita, harus menang dan target dari manajemen juga wajib menang. Kita maunya menang, pemain dan pelatih mau menang," ujar manajer PSS, Leonard Tupamahu, Jumat (15/2/2025).


Sudah Improve, tapi...

PSS Sleman menjalani latihan reguler di Lapangan Independent School (YIS), Sleman, Yogyakarta, Rabu (12/2/2025) pagi WIB. (Bola.com/Ana Dewi)

Buntut rentetan hasil buruk tersebut, PSS kini tertahan di peringkat ke-15 klasemen sementara BRI Liga 1. Dari 22 laga, Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan mencatatkan 19 poin.

PSS baru mendulang enam kemenangan, empat kali imbang, dan 12 kalah. Tim berlogo Candi itu patut khawatir. Sebab, mereka cuma terpaut dua angka dari batas akhir zona degradasi yang ditempati Persis Solo.

PSS sebetulnya mengawali dua laga tahun ini dengan hasil cukup memuaskan. Mereka sukses melibas Persebaya Surabaya (3-1) dan bermain imbang 0-0 lawan Persik Kediri. Namun, catatan apik itu terhenti di tangan Semen Padang.

"Kalau saya boleh jujur itu bagian pelatih. Kalau saya lihat setelah dipegang Mazola sudah ada peningkatan kayak kemarin Bali United dengan segala titelnya juga enggak segampang itu main sama kita. Borneo FC juga," kata Leo.

"Terus waktu di kandang kita mencoba lebih dominan dengan menciptakan banyak peluang dibanding mereka. Kalau dari permainan kita lebih improve dan bagus. Tapi di sepak bola itu tim yang efektif, enggak banyak buat kesalahan itu yang memenangkan pertandingan," lanjutnya.


Kondisi Ruang Ganti Pemain

Mantan bek PSS itu juga membeberkan kondisi ruang ganti tim setelah tiga kali beruntun gagal menang di BRI Liga 1. Apa katanya?

"Suasana tim ya biasa lah kalah tiga kali. Tapi kami berusaha untuk bangkit. Enggak gampang situasi ini, tapi kami pernah ada di situasi ini," ungkap Leonard Tupamahu.

"Kami percaya tim bisa bangkit lagi karena kalau saya hitung-hitung sudah pernah ada dua kali di situasi kalah kayak gini. Setelah itu kami dapat poin, saya percaya PSS bisa dapat poin lagi," tandas pria berusia 41 tahun tersebut.


Persaingan Musim Ini

Berita Terkait