Penjaga Gawang Masih Menjadi Kelemahan Mencolok, Gary Neville Mendesak MU Cari Kiper Baru

Manchester United (MU) dinilai masih sangat bermasalah di posisi penjaga gawang.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 18 Agustus 2025, 22:15 WIB
Gary Neville. (AFP/Glyn Kirk)

Bola.com, Jakarta - Legenda Manchester United (MU), Gary Neville, menilai klub lamanya harus segera mendatangkan kiper baru pada bursa transfer musim panas ini.

Kritik tajam tersebut ia lontarkan usai menyaksikan kekalahan Setan Merah 0-1 dari Arsenal di Old Trafford, Minggu (17/8/2025).

Advertisement

Dalam laga tersebut, Andre Onana tidak masuk skuad karena masih pemulihan cedera hamstring, sehingga Altay Bayindir dipercaya tampil sejak awal.

Namun, gawang MU sudah bobol pada menit ke-13 lewat gol Riccardo Calafiori. Bayindir dianggap bersalah karena gagal mengantisipasi sepak pojok, sehingga Calafiori dengan mudah menyambar bola di tiang jauh.

Neville menilai performa Bayindir tidak meyakinkan, apalagi mengingat kesalahan serupa yang pernah ia buat musim lalu saat melawan Tottenham dan Newcastle.

Sementara itu, Onana pun tak luput dari sorotan akibat sederet blunder fatal, termasuk melawan Viktoria Plzen, Nottingham Forest, hingga Lyon.


MU Butuh Kiper yang Dominan

Peter Schmeichel diboyong MU dari Brondby dengan harga hanya 750 ribu poundsterling. Dirinya sukses membela Setan Merah sebanyak 292 kali. (AFP/Eric Cabanis)

Melalui podcast di Sky Sports, Neville menegaskan masalah kiper MU adalah “kelemahan mencolok yang tidak bisa diabaikan”.

“Mereka butuh kiper baru. Saya tidak ragu soal itu. Manchester United dulu punya Schmeichel dan Van der Sar selama hampir dua dekade. Namun, di antara keduanya, ada tujuh atau delapan kiper berbeda dalam rentang enam sampai tujuh tahun, itu masa paling tidak stabil,” ujar Neville.

Menurutnya, MU saat ini tidak memiliki kiper dominan di kotak penalti, berwibawa di udara, serta mampu menyelamatkan poin ketika lini belakang melakukan kesalahan. Ia pun menyarankan nama-nama seperti Emiliano Martinez dan Gianluigi Donnarumma.

“Bukan karena mereka yang terbaik di Eropa, tapi karena mereka punya kepribadian besar. Donnarumma pernah menjadi pahlawan Italia di final Euro, Martinez memenangi final Piala Dunia bersama Argentina. Mereka terbiasa bermain di bawah tekanan besar, itulah yang dibutuhkan United,” tambahnya.


Amorim Masih Percaya Skuad yang Ada

Pelatih kepala Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim, tiba untuk pertandingan Europa League antara Manchester United dan Bodoe/Glimt di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Jumat dini hari WIB (29/11/2024). (Oli SCARFF/AFP)

 

Sementara di sisi lain, manajer MU Ruben Amorim justru menyatakan masih percaya dengan para kipernya. Ia menilai gol Arsenal terjadi karena Bayindir memilih mendorong pemain lawan alih-alih menangkap bola.

“Dia harus menggunakan tangannya, bukan mendorong pemain. Itu pilihan yang salah,” kata Amorim dalam konferensi pers pasca-laga.

Meski demikian, dengan MU yang sudah menghabiskan hampir 200 juta pound untuk memperkuat lini depan dan masih mencari tambahan gelandang sebelum tenggat 1 September 2025, kemungkinan mendatangkan kiper baru bisa menjadi perdebatan serius di pekan-pekan terakhir bursa transfer.

Sumber: Manchester Evening News


Persaingan di Premier League

Berita Terkait