Julian Alvarez Ungkap Pernah Nyaris Gabung Real Madrid

Striker Atletico Madrid, Julian Alvarez, mengungkapkan bahwa dirinya hampir bergabung dengan Real Madrid saat masih berusia 11 tahun.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 10 November 2025, 05:15 WIB
Penyerang Atletico Madrid asal Argentina #19, Julian Alvarez, merayakan gol ketiganya dalam pertandingan Liga Spanyol antara Atletico Madrid dan Rayo Vallecano di Stadion Metropolitano, Madrid, Kamis (25-9-2025). (Javier SORIANO/AFP)

Bola.com, Jakarta Striker Atletico Madrid, Julian Alvarez, mengungkapkan bahwa dirinya hampir bergabung dengan Real Madrid saat masih berusia 11 tahun.

Kini, pemain asal Argentina itu justru menjadi salah satu andalan utama di lini depan Atletico Madrid, setelah bergabung dari Manchester City sekitar 18 bulan lalu.

Advertisement

Dalam wawancara dengan L’Équipe, Alvarez menceritakan bagaimana kesempatan besar itu sempat datang di masa kecilnya.

“Saya memiliki kesempatan untuk datang ke Madrid saat berusia 11 tahun. Ayah saya menemani saya ke Spanyol selama sekitar 20 hari,” ujarnya.

“Saya berlatih bersama Real Madrid dan ikut dalam sebuah turnamen di Peralada yang kami menangkan. Namun, agar saya bisa bertahan, seluruh keluarga saya harus pindah dan tinggal bersama saya. Itu pengalaman luar biasa, tapi saat itu masih terlalu dini bagi saya.”


Jadi Rival

Pemain depan Atletico Madrid asal Argentina #19 Julian Alvarez (kiri) merayakan gol pertamanya setelah mengeksekusi penalti dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Real Madrid vs Club Atletico Madrid di Stadion Santiago Bernabeu pada Minggu, 9 Februari 2025 dini hari WIB. (Thomas COEX / AFP)

Meski peluang bergabung dengan Real Madrid tak berlanjut, Alvarez justru kini menjadi bagian penting dari rival sekota mereka, Atletico Madrid. Di bawah asuhan Diego Simeone, ia tampil gemilang di LaLiga dan Eropa.

Ketika ditanya mengenai rumor yang mengaitkannya dengan Barcelona sebagai calon pengganti Robert Lewandowski musim depan, Alvarez memilih bersikap tenang.

“Terus terang, saya tidak tahu. Saya melihat apa yang dibicarakan di media sosial. Banyak yang membicarakan saya dan Barcelona. Ketika saya menandatangani kontrak dengan Atlético tahun lalu, juga banyak kabar soal Paris,” jelasnya.

“Memang benar ada pembicaraan antara manajemen PSG dan agen saya; mereka menunjukkan ketertarikan, tetapi tidak ada yang terwujud. Untuk saat ini, saya fokus di Atlético. Kita lihat saja nanti di akhir musim.” 


Bangkit

Penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez merayakan gol ketiga timnya dari titik penalti bersama rekan satu timnya dalam pertandingan Liga Spanyol melawan Real Madrid di Stadion Metropolitano, Madrid, Sabtu (27/9/2025). (Oscar DEL POZO / AFP)

Sejak bergabung dengan Atletico, Julian Alvarez telah berkembang menjadi penyerang serba bisa yang cocok dengan gaya intens Simeone, agresif, cepat, dan tajam di kotak penalti. Penampilannya di Spanyol membuat banyak pihak menilai City mungkin kehilangan salah satu aset terbaik mereka terlalu cepat.

Sejak bergabung dengan Atletico Madrid, Julian Alvarez mengalami transformasi besar dalam gaya bermainnya di bawah asuhan Diego Simeone. Jika di Manchester City ia sering berperan sebagai pelapis Erling Haaland atau dimainkan lebih dalam sebagai penyerang bayangan, di Atletico ia menjadi pusat serangan utama yang memiliki kebebasan penuh untuk bergerak dan menekan lini belakang lawan.

Simeone berhasil memaksimalkan energi, kecepatan, dan etos kerja tinggi Alvarez, elemen yang sangat sejalan dengan filosofi “cholismo” khas Atletico. Ia tak hanya diandalkan untuk mencetak gol, tetapi juga menjadi pemain pertama yang memulai pressing dari lini depan, mengganggu alur serangan lawan, serta membuka ruang bagi rekan-rekannya seperti Antoine Griezmann dan Rodrigo De Paul.

Sumber: Football Espana


Posisi Atletico Madrid

Berita Terkait