Jurgen Klopp atau Arne Slot, Mac Allister: De Zerbi Tetap Manajer Terbaik

Alexis Mac Allister pernah membuat pengakuan mengejutkan tentang sosok manajer terbaik yang pernah menanganinya

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 01 Desember 2025, 15:30 WIB
Pemain Liverpool, Alexis Mac Allister dilahirkan pada tanggal 24 Desember 1998 di Santa Rosa, Argentina. Sehari menjelang Natal tahun ini ia genap berusia 25 tahun. (AFP/Paul Ellis)

Bola.com, Jakarta Alexis Mac Allister pernah membuat pengakuan mengejutkan tentang sosok manajer terbaik yang pernah menanganinya. Gelandang Liverpool itu menempatkan Roberto De Zerbi di posisi teratas, mengungguli dua pelatih besar The Reds, Arne Slot dan Jurgen Klopp.

Mac Allister bergabung dengan Liverpool pada musim panas 2023 setelah empat tahun berada di Brighton. Ia sempat bekerja selama satu musim bersama Klopp, sebelum pelatih asal Jerman itu menutup era kepemimpinannya pada akhir musim 2023/24.

Advertisement

Slot kemudian datang menggantikannya dan langsung mempersembahkan gelar Premier League pada musim debutnyayang juga menjadi trofi pertama Mac Allister di Inggris.

Meski begitu, sang gelandang nyatanya merasa manajer terakhirnya di Brighton, De Zerbi, tetap berada di level yang berbeda. Pelatih asal Italia yang kini menangani Marseille itu dianggap memiliki pengaruh besar dalam perkembangan karier Mac Allister.


Mengapa De Zerbi Terbaik?

Pelatih Brighton, Roberto De Zerbi memberikan tepuk tangan setelah timnya menang atas Marseille pada laga terakhir Grup B Liga Europa 2023/2024 di American Express Community Stadium, Brighton, Inggris, Jumat (15/12/2023). (AP Photo/Ian Walton)

Berbicara kepada Gary Lineker dalam acara The Rest Is Football pada Desember 2024, Mac Allister tak ragu menyatakan kekagumannya.

"Dia orang yang gila, tapi aku menyukainya. Menurutku dia manajer terbaik yang pernah aku punya," ucapnya.

Lineker yang terkejut langsung menimpali: "Benarkah? Kamu pernah bekerja dengan Klopp dan Slot juga."

Mac Allister kemudian menjelaskan apa yang membuat De Zerbi spesial.

"Passion yang dia miliki terhadap sepak bola itu luar biasa. Ide dan taktiknya menakjubkan. Dia membuatmu merasa penting dalam tim. Sejak hari pertama aku bertemu dengannya, dia sangat baik padaku. Itu alasan kenapa aku menganggapnya sebagai pelatih terbaik," jelasnya.


Periode Buruk Liverpool

Striker Mesir nomor punggung 11 Liverpool, Mohamed Salah (kanan), bereaksi saat para pemain Nottingham Forest (belakang kiri) merayakan gol ketiga mereka dalam pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool dan Nottingham Forest di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 22 November 2025. (Darren Staples/AFP)

Mac Allister meninggalkan Brighton satu tahun sebelum De Zerbi pergi secara tiba-tiba pada akhir musim 2023/24. Kini memasuki musim ketiganya di Anfield, perjalanan sang gelandang jauh dari kata mudah.

Liverpool sedang berada dalam periode kelam di bawah asuhan Slot. Kekalahan telak dari PSV Eindhoven di Liga Champions membuat para pemain, termasuk Mac Allister, disoraki suporternya sendiri.

Itu menjadi kekalahan kesembilan dalam 12 laga, rentetan terburuk klub dalam lebih dari 70 tahun. Bahkan, tiga pertandingan terakhir semuanya berakhir dengan kekalahan selisih tiga gol.

Tren buruk ini membuat masa depan Slot mulai disorot, sesuatu yang tak terbayangkan hanya dua bulan sebelumnya ketika ia dipuji karena membawa energi segar pasca era Klopp. Dengan tekanan yang meningkat, Slot kini dituntut untuk segera membalikkan keadaan.

Sumber: Express


Posisi Liverpool

Berita Terkait