Antusiasme Tinggi Warnai Roadshow TAFF di Bandung, Fondasi Flag Football Makin Kuat

Taylor Made Academy of Flag Football (TAFF) kembali melanjutkan komitmennya dalam mengembangkan olahraga flag football di Indonesia.

BolaCom | Muhammad FaqihDiterbitkan 05 Januari 2026, 07:30 WIB
Taylor Made Academy of Flag Football (TAFF) kembali melanjutkan rangkaian roadshow pengembangan olahraga flag football di Indonesia. Kali ini, kegiatan digelar di Lapangan Sepak Bola UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Bandung, Minggu (4/1/2026). (Bola.com/Muhammad Faqih)

Bola.com, Jakarta - Taylor Made Academy of Flag Football (TAFF) kembali melanjutkan komitmennya dalam mengembangkan olahraga flag football di Indonesia. Kali ini, Bandung menjadi tujuan berikutnya dalam rangkaian roadshow pembinaan yang digelar pada Minggu (4/1/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Sepak Bola UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan mendapat sambutan yang sangat positif. Lebih dari 150 peserta ambil bagian, datang dari beragam latar belakang, mulai dari pemula hingga atlet yang sudah berpengalaman.

Advertisement

Tingginya jumlah peserta menjadi sinyal kuat bahwa minat terhadap flag football di Kota Kembang terus mengalami pertumbuhan. Tidak hanya dari kalangan atlet, kegiatan ini juga menarik perhatian pelatih dan komunitas olahraga yang ingin mengenal flag football lebih dalam.

Roadshow ini tidak sekadar menjadi ajang perkenalan. TAFF membawa misi jangka panjang, yakni membangun fondasi teknik, pemahaman permainan, serta ekosistem pembinaan yang berkelanjutan di berbagai daerah.

 


Sentuhan Pelatih Berpengalaman untuk Atlet dan Pelatih Daerah

Taylor Made Academy of Flag Football (TAFF) kembali melanjutkan rangkaian roadshow pengembangan olahraga flag football di Indonesia. Kali ini, kegiatan digelar di Lapangan Sepak Bola UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Bandung, Minggu (4/1/2026). (Bola.com/Muhammad Faqih)

Para peserta mendapatkan kesempatan langka untuk berlatih langsung di bawah arahan dua pelatih berpengalaman, Coach Dana Taylor dan Coach Windra Thio. Keduanya dikenal memiliki rekam jejak menangani atlet di level nasional hingga internasional.

Selain meningkatkan kemampuan teknis para pemain, kegiatan ini juga dirancang sebagai sarana pembelajaran bagi pelatih daerah. Dengan demikian, transfer ilmu tidak berhenti pada atlet, tetapi juga berlanjut ke lingkungan latihan di masing-masing wilayah.

Roadshow TAFF di Bandung terselenggara berkat kolaborasi dengan AAFI (Asosiasi American Football Indonesia). Kerja sama ini menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun ekosistem flag football yang sehat dan berjangka panjang di Tanah Air.

 


Dana Taylor: Bandung Punya Potensi Besar

Founder TAFF sekaligus asisten Timnas Women’s, Dana A. Taylormade, mengaku terkesan dengan semangat para peserta di Bandung. Ia menilai keinginan untuk belajar yang ditunjukkan para pemain menjadi modal penting bagi perkembangan flag football di daerah ini.

“Pengalaman ini sangat bagus. Mereka benar-benar ingin belajar dan saat ini belajar banyak. Ada banyak potensi di sini agar Bandung bisa menjadi lebih baik. Mulai dari anak-anak sekolah hingga tingkat universitas, ini akan menjadi permulaan yang baik untuk membuat Bandung berkembang,” ungkap Dana.

Dana juga menekankan pentingnya pembinaan sejak usia sekolah menengah. Menurutnya, generasi muda akan menjadi fondasi utama flag football Bandung di masa depan.

“Jika kita bisa menempatkan mereka di jalur yang benar, dengan fundamental yang benar, lalu memasukkannya ke dalam latihan mereka, mereka akan menjadi lebih baik,” tuturnya.

 


Budaya Bertanya Jadi Kunci Perkembangan

Eks pemain flag football Timnas Amerika Serikat itu menilai perkembangan flag football di Indonesia berada di arah yang tepat. Salah satu indikatornya adalah keaktifan peserta dalam bertanya, khususnya terkait peraturan dan detail teknis permainan.

“Mereka belajar dan menyerap pengetahuan yang kami berikan. Mereka bertanya banyak hal karena ingin menjadi lebih baik. Itu langkah utama, berani bertanya,” ujarnya.

“Mereka membahas hal-hal kecil untuk mendapatkan teknik yang lebih baik. Ini bagus dan kegiatan berjalan dengan sangat lancar,” lanjut Dana.

 


Tantangan Regenerasi di Level Universitas

Sementara itu, Head Coach Timnas Women’s, Windra Thio, melihat potensi besar pemain flag football di Bandung, terutama dari kalangan universitas. Namun, ia menyoroti satu tantangan utama, yakni keberlanjutan karier pemain setelah lulus kuliah.

“Kami sedang memikirkan bagaimana caranya supaya pemain yang belum selesai kuliah tetap terus bermain, lalu setelah lulus pun masih aktif. Dengan begitu, skill mereka bisa terus berkembang dan berpeluang masuk tim nasional,” terangnya.

Ke depan, TAFF berencana melanjutkan roadshow ke sejumlah daerah lain, seperti Bali, Makassar, Ambon, hingga Papua. Khusus di Papua, TAFF bahkan menargetkan untuk menyambangi tiga wilayah sekaligus, sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan dan memperkuat fondasi flag football di Indonesia.