Endrick Bangkit di Lyon Atas Saran Ancelotti demi Selamatkan Karier dan Piala Dunia 2026

Endrick bersiap memulai babak baru dalam kariernya di klub sekaligus peluang masuk skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 10 Januari 2026, 19:30 WIB
Ekspresi pemain muda Brasil, Endrick saat mencetak gol ke gawang Inggris dalam laga di Stadion Wembley 23 Maret 2024. (AP Photo/Alastair Grant)

Bola.com, Jakarta - Wonderkid Brasil, Endrick, tengah bersiap memulai babak baru dalam kariernya di level klub sekaligus membangun peluang masuk skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026.

Penyerang berusia 19 tahun itu akan melakoni debut kompetitifnya bersama Olympique Lyonnais pada Minggu mendatang saat menghadapi Lille di ajang Piala Prancis, sebuah laga yang diyakini menjadi titik awal kebangkitannya.

Advertisement

Endrick bergabung dengan Lyon dengan status pinjaman dari Real Madrid hingga akhir musim. Kepindahan ini dilakukan setelah ia kesulitan mendapatkan menit bermain reguler di Santiago Bernabeu, terutama sejak klub ditangani Xabi Alonso. Cedera otot yang dialaminya di awal musim 2025–26 juga turut menghambat momentumnya bersama Los Blancos.

Dalam wawancara dengan Reuters pada Jumat lalu, Endrick menegaskan bahwa kepindahannya ke Prancis bukanlah bentuk kegagalan, melainkan strategi untuk berkembang. Ia menilai masa pinjaman ini sebagai jeda penting demi masa depan yang lebih baik.

“Meninggalkan klub terbesar di dunia, tempat semua orang bermimpi bermain, tentu sulit bagi siapa pun. Tapi saya tidak benar-benar pergi. Ini hanya sebuah jeda,” ujar Endrick.

“Di Lyon saya akhirnya bisa bermain secara beruntun, dan itu juga akan menguntungkan Real Madrid. Ketertarikan Lyon sangat membantu, karena mereka punya semua yang saya cari: skuad, suporter, staf pelatih, dan kesempatan untuk berkembang.”


Tantangan Sang Wonderkid

Pemain Brasil, Endrick terlihat kecewa setelah timnya kalah dari Uruguay pada laga perempat final Copa America 2024 di Allegiant Stadium, Las Vegas, Nevada, Minggu (07/07/2024) WIB. (AP Photo/Julio Cortez)

Real Madrid menggelontorkan lebih dari 60 juta euro untuk merekrut Endrick dari Palmeiras pada 2022, ketika ia masih berusia 16 tahun dan sudah disebut-sebut sebagai talenta generasi baru sepak bola dunia.

Namun, regulasi FIFA membuatnya harus menunggu hingga genap berusia 18 tahun sebelum resmi bergabung dengan klub raksasa Spanyol tersebut.

Perjalanan Endrick menuju puncak tidak datang secara instan. Ia berasal dari kawasan miskin di Brasilia dan mencuri perhatian dunia saat membantu Palmeiras meraih gelar Liga Brasil ke-12 mereka, sekaligus menjadi pemain termuda yang membela tim nasional Brasil sejak era Pele pada 1957.

Namanya semakin melambung ketika ia mencetak gol internasional di Wembley pada Maret 2024, menjadi pemain termuda yang melakukannya. Gol tersebut membawa Brasil menang 1-0 atas Inggris dan mengakhiri rekor 21 laga tak terkalahkan tuan rumah di stadion kebanggaan mereka.


Pelajaran dari Real Madrid

Penyerang Brasil Real Madrid, Endrick (kiri), merayakan gol kelima timnya bersama rekan-rekannya selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Copa del Rey (Piala Raja Spanyol) antara Real Madrid CF dan RC Celta de Vigo di stadion Santiago Bernabeu, Madrid pada Jumat (17/1/2025). (JAVIER SORIANO / AFP

Endrick resmi bergabung dengan Real Madrid pada Juli 2024 dengan kontrak enam tahun. Di musim pertamanya bersama pelatih Carlo Ancelotti, ia mencetak tujuh gol dari 37 penampilan di semua kompetisi, sebagian besar sebagai pemain pengganti. Catatan tersebut dinilai cukup menjanjikan untuk pemain seusianya.

Namun, situasi berubah pada musim berikutnya. Cedera otot di awal musim 2025–26 serta ketatnya persaingan lini depan membuat Endrick hanya mencatat dua penampilan sebagai pemain pengganti dan satu kali menjadi starter di Copa del Rey.

Kondisi inilah yang mendorong Real Madrid dan sang pemain sepakat memilih opsi peminjaman ke Lyon agar ia bisa mendapatkan jam terbang lebih konsisten.

“Saya datang ke Madrid saat masih 18 tahun dan mencetak gol debut di setiap turnamen. Banyak hal terjadi lebih cepat dari yang dibayangkan banyak orang. Saya paham publik ingin saya bermain lebih sering, tapi saya juga sadar tidak semuanya bisa terjadi secepat itu, apalagi setelah cedera,” jelasnya.


Saran Ancelotti

Menariknya, keputusan Endrick meninggalkan Madrid untuk sementara waktu juga didukung dua sosok penting dalam kariernya. Carlo Ancelotti, yang kini menangani tim nasional Brasil, memberikan arahan jelas agar Endrick mencari klub yang memberinya menit bermain lebih banyak demi kesiapan menuju Piala Dunia. Saran serupa juga datang dari Xabi Alonso.

“Ancelotti dan Xabi menyarankan saya untuk mencari waktu bermain setelah pulih dari cedera. Mereka adalah juara, pelatih dengan karier penuh kemenangan. Mereka sudah melewati segalanya, yakni kemenangan, kekalahan, cedera, dan gelar. Anda harus mendengarkan orang-orang seperti itu,” tutur Endrick.

Sumber: Reuters

Berita Terkait