Kapten Mulai Lelah, Masa Depan Bruno Fernandes di MU Terancam

Masa depan Bruno Fernandes bersama Manchester United kembali menjadi bahan perbincangan hangat.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 11 Januari 2026, 21:00 WIB
Momen selebrasi Bruno Fernandes di laga Manchester United vs West Ham, Premier League Summer Series 2025 (Official Twitter Man United)

Bola.com, Jakarta - Masa depan Bruno Fernandes bersama Manchester United kembali menjadi bahan perbincangan hangat.

Gelandang asal Portugal itu dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk meninggalkan Old Trafford pada akhir musim, seiring keyakinan sejumlah rekan setimnya bahwa sang kapten sudah mencapai titik jenuh bersama klub yang tengah dilanda krisis.

Advertisement

Menurut laporan, suasana di ruang ganti MU mengindikasikan bahwa Fernandes merasa lelah dengan situasi klub saat ini. Para pemain disebut yakin bahwa kapten mereka siap angkat kaki, hanya setahun setelah co-owner Sir Jim Ratcliffe dikabarkan sempat membuka peluang untuk menjualnya ke Liga Pro Saudi.

Isu tersebut dinilai meninggalkan luka tersendiri bagi Fernandes, yang selama ini dikenal sebagai sosok paling konsisten dan berkomitmen di skuad Setan Merah.


Faktor Amorim

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes, mencetak gol ke gawang Chelsea pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Sabtu (20/9/2025) malam WIB. (Oli SCARFF / AFP)

Pernyataan Bruno Fernandes pada awal musim lalu semakin memperkuat spekulasi tersebut. Ia secara terbuka mengakui merasa tersakiti dengan sikap klub terhadap masa depannya.

“Dari klub saya merasa seperti, ‘kalau kamu pergi, itu tidak masalah bagi kami’. Itu sedikit menyakiti saya,” ujar Fernandes kala itu.

“Saya pikir mereka tidak punya keberanian untuk mengambil keputusan itu, padahal manajer Ruben Amorim ingin saya bertahan.”

Ucapan tersebut kini kembali disorot, terutama setelah Amorim resmi meninggalkan Manchester United. Kepergian pelatih yang diyakini mendukung penuh Fernandes tersebut disebut semakin memperburuk perasaan sang kapten terhadap arah dan visi klub di bawah model kepemilikan baru.


Keputusan Sulit

Dua pemain Manchester United (MU) asal Portugal, Bruno Fernandes dan Diogo Dalot, merayakan gol ketiga ke gawang Leicester City dalam laga pekan ke-29 Premier League 2024/2025 di King Power Stadium, Senin (17/3/2025) dini hari WIB. MU menang telak 3-0 atas Leicester City dalam laga ini. (Adrian Dennis / AFP)

Sumber internal yang dikutip media Inggris, The Sun, mengungkapkan bahwa sebagian besar pemain memahami jika Fernandes akhirnya memilih hengkang.

“Beberapa pemain merasa Bruno sudah cukup. Dan jujur saja, mereka tidak menyalahkannya,” ujar sumber tersebut. “Dia selalu memberikan 100 persen dan sejak bergabung, dia adalah pemain terbaik klub. Tapi mereka pikir dia merasa dikecewakan oleh model kepemilikan baru, dan kepergian Amorim jelas tidak membantu.”

Meski namanya kerap dikaitkan dengan klub-klub kaya dari Timur Tengah, Fernandes disebut bukan tipe pemain yang tergoda uang semata. Sumber yang sama menegaskan bahwa sang gelandang bukan kandidat ideal untuk transfer bernilai besar ke Arab Saudi karena mengutamakan kompetisi dan tantangan di level tertinggi.


Dedikasi Tak Terbantahkan

Namun demikian, satu hal yang tak terbantahkan adalah dedikasi Fernandes sejak hari pertama mengenakan seragam Manchester United. Ia dianggap sebagai simbol perjuangan tim di tengah performa yang naik-turun dan pergantian manajer yang tak berkesudahan.

“Tidak ada yang bisa meragukan bahwa sejak dia menandatangani kontrak dengan Manchester United, dia telah memberikan segalanya,” lanjut sumber tersebut.

“Tidak ada yang ingin dia pergi, tetapi rekan-rekan setimnya akan memahami jika dia memilih pergi.”

Berita Terkait