Spalletti Ibaratkan Juventus Seperti Ferrari: Harus Manfaatkan Seluruh Lintasan

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengibaratkan timnya harus seperti Ferrarri.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 12 Januari 2026, 10:00 WIB
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, berbicara kepada sang gelandang Fabio Miretti saat laga Liga Champions 2025/2026 melawan Sporting CP di Allianz Stadium, Turin, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB. (Marco Bertorello/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengibaratkan timnya harus seperti Ferrarri. Ia tidak menampik fakta bahwa timnya masih membutuhkan tambahan pemain pada bursa transfer Januari.

Di tengah upaya membangun konsistensi performa, Spalletti juga melempar peringatan keras kepada para pemainnya terkait potensi ancaman yang bisa diberikan Cremonese jelang pertemuan kedua tim di lanjutan Serie A, Senin malam waktu setempat.

Advertisement

Juventus akan menjadi tim terakhir yang tampil pada pekan ke-20 Serie A. Bianconeri dijadwalkan menjamu Cremonese di Allianz Stadium, Selasa (13/1/2026). Meski bertindak sebagai tuan rumah dan diunggulkan, Spalletti menegaskan bahwa laga ini sama sekali tidak boleh dianggap enteng.

Juventus datang ke pertandingan ini dengan modal positif usai meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Sassuolo di laga tandang. Hasil tersebut tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri tim, tetapi juga menandai kebangkitan Jonathan David, yang sebelumnya sempat menuai kritik tajam setelah tampil kurang meyakinkan dalam hasil imbang melawan Lecce.


Masih Banyak PR

Selebrasi Lois Openda usai mencetak gol di laga Juventus vs AS Roma di pekan ke-16 Liga Italia 2025/2026 di Allianz Stadium, Minggu (21/12/2025). (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Namun, kemenangan tersebut belum membuat Spalletti merasa puas sepenuhnya. Pelatih berpengalaman asal Italia itu menilai masih ada beberapa aspek permainan Juventus yang tertinggal dan perlu segera diperbaiki agar mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi.

“Kami berkembang dalam banyak hal, tetapi masih harus mengejar ketertinggalan di beberapa aspek lain yang menjadi bagian penting dari sepak bola modern,” ujar Spalletti.

“Hal-hal seperti merebut kembali penguasaan bola untuk langsung membangun serangan dari posisi terakhir sangatlah fundamental saat ini.”

Dengan analogi khasnya, Spalletti menggambarkan bagaimana Juventus seharusnya bermain.

“Kami harus seperti Scuderia Ferrari dan menggunakan seluruh lintasan, termasuk kerb-kerbnya. Saat ini kami belum terlalu bagus dalam memanfaatkan seluruh lebar lapangan.”


Jadwal Padat

Spalletti menyinggung padatnya jadwal kompetisi yang akan dihadapi Juventus dalam waktu dekat. Bermain pada hari Senin memang memberi keuntungan untuk mengamati hasil tim lain, namun di sisi lain tekanan untuk meraih poin penuh juga semakin besar.

“Bermain hari Senin memungkinkan kami melihat semua pertandingan lain. Tapi tidak mudah bagi siapa pun untuk menang. Selalu ada risiko terpeleset,” ujarnya.

“Sebentar lagi akan ada kompetisi Eropa dan Coppa Italia. Kami harus mengumpulkan poin sebanyak mungkin, karena jika menurunkan level sedikit saja, selalu ada tim yang siap bertarung habis-habisan.”

 


Fokus

Spalletti menekankan pentingnya fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, tanpa terlalu jauh memikirkan target jangka panjang.

"Pekerjaan ini menyenangkan ketika hasil datang. Tetapi semuanya selalu bergantung pada ketersediaan para pemain, karena merekalah yang membuat perbedaan,” tuturnya.

“Para pemain saya kuat, rendah hati, tahu bagaimana bekerja sebagai tim, dan masih ada ruang untuk individualitas. Sekarang yang penting adalah terus melanjutkan seperti ini.”

Sumber: Football Italia

Berita Terkait