Masalah Staf Pelatih Jadi Batu Sandungan Kembalinya Solskjaer ke MU

MU menghadapi kendala dalam opsi kembalinya Ole Gunnar Solskjaer.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 12 Januari 2026, 14:45 WIB
Pelatih kepala Besiktas asal Norwegia, Ole Gunnar Solskjaer, bereaksi di akhir pertandingan pekan ke-7 fase liga Liga Europa UEFA antara Besiktas dan Athletic Bilbao di stadion Besiktas Park di Istanbul pada 22 Januari 2025. (Yasin AKGUL/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United masih mengkaji sosok yang akan memimpin tim hingga akhir musim setelah memecat Ruben Amorim pekan lalu.

Di tengah proses tersebut, nama Ole Gunnar Solskjaer kembali mencuat. Namun, rencana itu tidak sepenuhnya mulus. Sebuah kendala mulai terlihat, khususnya terkait susunan staf kepelatihan yang akan mendampinginya.

Advertisement

Untuk sementara, MU menunjuk Darren Fletcher sebagai penanggung jawab tim utama hingga laga Piala FA melawan Brighton & Hove Albion, Minggu malam WIB, yang berujung kekalahan 1-2 Setan Merah di Old Trafford.

Fletcher sebelumnya sudah memimpin Setan Merah dalam laga Liga Inggris tengah pekan yang berakhir imbang melawan Burnley.

Pelatih asal Skotlandia itu sejatinya merupakan manajer MU U-18. Namun, performanya dalam periode singkat ini disebut-sebut membuat manajemen mempertimbangkannya untuk memegang tim utama secara lebih formal hingga musim panas, sebelum klub menunjuk manajer permanen.


Daftar Kandidat

Pelatih Leicester yang juga mantan pemain MU yakni Ruud van Nistelrooy tampak begitu murka melihat anak asuhnya harus kalah karena gol kontroversial. (AFP/Oli Scarff)

Meski begitu, Fletcher bukan satu-satunya kandidat. Ole Gunnar Solskjaer tetap berada dalam radar klub, demikian pula mantan kapten MU, Michael Carrick.

Nama Ruud van Nistelrooy juga masuk pembahasan, meski ia hanya sempat memimpin tim dalam periode singkat sebelum Amorim datang pada 2024.

Menurut laporan ESPN, Fletcher berhasil memberikan kesan positif kepada jajaran petinggi klub. Sementara itu, Van Nistelrooy diyakini menyadari bahwa posisinya berada di bawah kandidat lain dalam daftar pertimbangan.

Dari kandidat eksternal, Carrick menjadi sosok pertama yang menggelar pertemuan langsung dengan manajemen senior, disusul Solskjaer yang bertemu pihak klub pada Sabtu lalu. Hingga kini, Van Nistelrooy belum melakukan pertemuan serupa.


Masalah Staf Pelatih

Pelatih Middlesbrough, Michael Carrick memberi instruksi dari pinggir lapangan saat menghadapi Brighton and Hove Albion pada laga putaran ketiga Piala FA 2022/2023 di Riverside Stadium, Middlesbrough (7/1/2023). Michael Carrick saat ini tengah membesut Middlesbrough sejak ditunjuk pada 24 Oktober 2022. Sebelumnya ia sempat menjadi caretaker Manchester United hanya dalam 3 laga, mulai 21 November 2021 hingga 2 Desember 2021. (AFP/Oli Scarff)

Kendala utama dalam opsi menunjuk Solskjaer kembali berkaitan dengan siapa yang akan mengisi jajaran pelatih pendampingnya.

Saat terakhir menangani MU, staf Solskjaer terdiri dari Mike Phelan, Kieran McKenna, dan Michael Carrick. McKenna dan Carrick merupakan staf warisan, sementara Phelan dibawa kembali oleh Solskjaer.

Situasi kini sudah berubah. McKenna telah menjadi manajer kepala di klub lain, sedangkan belum ada kepastian apakah Carrick bersedia kembali ke Old Trafford sebagai asisten setelah sempat memimpin tim sendiri.

Kondisi ini membuat komposisi staf Solskjaer menjadi tanda tanya.

Berbeda dengan Amorim, yang membawa serta tim kepelatihannya dan kemungkinan besar akan tetap bersama mereka di klub berikutnya, Solskjaer tidak memiliki kelompok staf yang solid dan siap dibawa.


Keputusan Masih Terbuka

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, masuk pelatih paling awet di Liga Inggris saat ini. Meski telah mengalami serangkaian hasil buruk, Nyatanya ole selalu selamat dari pemecatan. Berikut 6 pelatih paling awet di saat ini. (AFP/Oli Scarff)

Sejak meninggalkan MU pada 2021, satu-satunya pengalaman melatih Solskjaer adalah periode singkat di Besiktas.

Di Turki, ia kembali bekerja sama dengan Erling Moe, asistennya saat di Molde delapan tahun sebelumnya. Namun, Moe tidak ikut ke Manchester ketika Solskjaer pertama kali datang pada 2018, melainkan menggantikannya sebagai pelatih kepala Molde.

Dengan demikian, belum jelas siapa sosok yang akan tersedia dan diinginkan Solskjaer untuk bergabung jika ia kembali ke Old Trafford.

Sementara itu, Fletcher saat ini menjalankan tugasnya dengan dukungan staf darurat yang direkrut dari kelompok usia muda klub. Ia dibantu duo pelatih U-21, Travis Binnion dan Alan Wright, serta bek senior, Jonny Evans.

Dengan berbagai opsi dan kendala yang ada, keputusan akhir soal siapa yang akan memimpin MU hingga akhir musim masih terbuka, dan waktu terus berjalan di tengah tekanan besar di Old Trafford.

 

Sumber: SI

Berita Terkait