Bola.com, Jakarta - Sepuluh pesepak bola dengan penjualan jersey terbanyak pada 2025 telah terungkap. Tingkat daya jual pemain bisa diukur dari berbagai aspek, mulai dari jumlah pengikut di media sosial, kerja sama sponsor, hingga eksposur media.
Namun, salah satu indikator paling jelas dari ketenaran global adalah seberapa banyak penggemar yang dengan bangga mengenakan nama mereka di punggung jersey.
Di luar faktor pemasaran, penjualan jersey juga bisa mencerminkan dampak seorang pemain di lapangan.
Itulah sebabnya, meskipun Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi masih menjadi dua pesepak bola paling ikonik di dunia, keduanya dalam setahun terakhir telah terlampaui oleh wajah baru dalam dunia sepak bola, menurut sebuah studi dari Euromericas Sport Marketing yang dilaporkan oleh AS.
10. Rodrygo: 798.000 Jersey
Masuk secara tipis ke posisi 10 besar, yang cukup mengejutkan banyak pihak, adalah Rodrygo. Winger asal Brasil itu kerap menjadi sosok yang kurang mendapat sorotan dalam lini serang Real Madrid.
Bahkan, pada satu titik di musim panas 2025, Rodrygo sempat diprediksi hijrah ke Premier League melalui Liverpool atau Manchester City, sebelum kedua klub Inggris tersebut akhirnya mengalihkan fokus ke target lain.
Kejutan dari tingginya penjualan jersey Rodrygo muncul karena ia biasanya tidak dipandang sebagai salah satu bintang utama Real Madrid. Situasi itu diperparah dengan catatan negatif yang ia buat pada Desember 2025, ketika mencetak rekor sebagai penyerang Madrid dengan jumlah laga terbanyak tanpa gol. Ini statistik yang berpotensi membuat fans berpaling.
Dengan masa depannya di Santiago Bernabeu yang sempat diselimuti ketidakpastian, keberadaan Rodrygo di daftar 10 besar ini terasa semakin luar biasa.
9. Harry Kane: 867.000
Harry Kane, salah satu striker terbaik di dunia saat ini, merupakan sosok sentral baik di Bayern Munchen maupun Timnas Inggris.
Hanya satu pemain asal Prancis, yang berada di peringkat lebih tinggi dalam daftar ini, yang mampu mencetak gol lebih banyak daripada 51 gol yang dibukukan mantan penyerang Tottenham Hotspur tersebut sepanjang tahun lalu.
Pengaruh besar Kane secara keseluruhan menjadi faktor utama melonjaknya penjualan jersey miliknya.
Dengan Bayern Munchen termasuk di antara unggulan Liga Champions musim ini, serta The Three Lions yang percaya diri menatap peluang di Piala Dunia 2026, tidak akan mengejutkan jika penyerang berusia 32 tahun itu mampu menjual lebih banyak jersey lagi sepanjang tahun ini.
8. Bruno Fernandes: 878.000
Bruno Fernandes bahkan bisa dibilang menjadi satu-satunya pemain Manchester United saat ini yang benar-benar sepadan dengan gaji yang diterimanya. Dalam lima musim terakhir di Liga Inggris, tidak ada pemain lain yang mampu mendekati catatan luar biasa Bruno dengan 503 peluang tercipta, sebuah angka yang juga termasuk yang tertinggi di seluruh Eropa.
Sayangnya bagi kapten Setan Merah tersebut, sering kali tidak ada rekan setim di lapangan yang mampu memaksimalkan peluang yang ia ciptakan. Alhasil, sehingga jumlah assist-nya pun ikut terdampak.
Meski demikian, bermain untuk salah satu klub terbesar di dunia membuat penjualan jersey Bruno Fernandes terus melambung dari tahun ke tahun.
7. Cristiano Ronaldo: 925.000
Ada masa ketika Cristiano Ronaldo mampu menjual ratusan ribu jersey lebih banyak dibandingkan saat ini. Namun, fakta bahwa ia masih bertahan di 10 besar penjualan jersey menjadi bukti nyata betapa luar biasanya karier yang telah ia bangun.
Di usia 40 tahun, Ronaldo tetap mencetak gol dengan konsistensi yang mengerikan. Sebagai kapten Timnas Portugal, yang baru saja mengangkat trofi UEFA Nations League untuk kedua kalinya dalam persiapan menuju Piala Dunia, daya jualnya tetap setinggi sebelumnya.
Bermain di Liga Pro Arab Saudi, Ronaldo juga berhasil menjangkau pasar yang sepenuhnya baru, dengan penjualan jersey yang hampir menyentuh satu juta unit. Tidak diragukan lagi, keputusan Al Nassr memboyongnya dari Eropa pada awal 2023 terbukti sangat menguntungkan secara komersial.
Meski demikian, klub tentu berharap pemasukan besar tersebut bisa segera diterjemahkan menjadi kesuksesan nyata di lapangan.
6. Giorgian de Arrascaeta: 975.000
Melihat jumlah jersey yang terjual atas nama bintang Flamengo, Giorgian de Arrascaeta, pada 2025 menjadi pengingat betapa Brasil benar-benar tergila-gila pada sepak bola. Budaya si kulit bundar di Rio de Janeiro sangatlah kental.
Meski hanya sedikit orang Eropa yang bisa merasakannya secara langsung, tak diragukan lagi bahwa sepak bola memiliki makna yang jauh lebih besar di Amerika Selatan.
Flamengo merupakan klub terbesar di Brasil, dan dengan kontribusi Arrascaeta berupa 18 gol dan 14 assist dalam 33 pertandingan saat mereka menjuarai Copa Libertadores (gelar keempat) serta Campeonato Brasileiro Serie A (gelar kesembilan), tak mengherankan jika basis suporter raksasa yang bermarkas di Maracana rela menggelontorkan uang untuk membeli jersey sang playmaker lebih banyak daripada pemain mana pun.
5. Vinicius Jr: 992.000
Bermain untuk Timnas Brasil dan Real Madrid tentu membawa sorotan besar. Itu sangat dirasakan oleh Vinicius Junior setelah berhasil menjual 992 ribu jersey sepanjang 2025.
Pemain berusia 25 tahun yang dikenal lincah sekaligus kontroversial itu bertekad membungkam para pengkritiknya setelah gagal meraih Ballon d’Or 2024, yang justru jatuh ke tangan Rodri. Mentalitas “terkepung” tersebut tampak jelas memberinya banyak pendukung baru.
Satu atau dua tahun lalu, Vinicius kemungkinan akan memuncaki daftar penjualan jersey Real Madrid. Namun kini, bintang muda baru telah muncul di Santiago Bernabeu, membuat winger asal Brasil itu harus puas berada di posisi kedua kali ini.
4. Kylian Mbappe: 1.020.000
Real Madrid memecahkan seluruh rekor sebelumnya untuk menjadi klub sepak bola dengan penjualan jersey tertinggi di dunia pada 2025, dengan selisih yang sangat jauh.
Dalam 12 bulan terakhir, Los Blancos berhasil menjual 3.133.000 jersey di seluruh dunia, menandai pertama kalinya sebuah klub menembus angka tiga juta penjualan jersey.
Pemain dengan penjualan tertinggi di Real Madrid, tanpa kejutan, adalah Kylian Mbappe. Superstar asal Prancis itu meraih Sepatu Emas Eropa dan memecahkan rekor Cristiano Ronaldo sebagai pencetak gol terbanyak di La Liga pada musim debut.
Jika Real Madrid kembali ke era dominasi penuh trofi seperti yang banyak diprediksi, Mbappe sudah tampak ditakdirkan untuk dikenang sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
3. Robert Lewandowski: 1.110.000
Meski kesuksesan komersial Real Madrid masih melampaui Barcelona, tidak diragukan lagi bahwa raksasa Catalunya itu tengah menikmati periode yang lebih baik di lapangan.
Tim asuhan Hansi Flick sukses menyapu bersih treble domestik pada musim lalu dan sebenarnya kurang beruntung karena gagal melangkah lebih jauh di Liga Champions, setelah terhenti di semifinal setelah disingkirkan Inter Milan.
Kesuksesan tersebut, yang ditopang oleh ketajaman tanpa henti Robert Lewandowski, mengantarkan penyerang asal Polandia itu masuk tiga besar penjual jersey terbanyak pada 2025.
Di usia 37 tahun, Lewandowski masih menjadi salah satu striker terbaik di dunia. Namun, peluang hijrah ke MLS mulai terlihat di cakrawala, sebuah langkah yang bisa saja mengurangi, atau justru semakin mendongkrak, daya jualnya di pasar global.
2. Lionel Messi: 1.278.000
Untuk pemain dengan kaliber Lionel Messi, yang kerap disebut sebagai pesepak bola terhebat sepanjang masa, hampir tidak lagi menjadi soal di mana ia bermain.
Penjualan jersey Timnas Argentina saja kemungkinan sudah cukup untuk mengantarkannya masuk dalam daftar ini. Meski begitu, jersey pink Inter Miami telah menjelma menjadi fenomena pemasaran tersendiri, meskipun Messi kini bukan lagi pemain dengan penjualan jersey tertinggi di dunia.
Nomor 10 akan tetap ikonik lama setelah ia gantung sepatu. Sepanjang 2025, Messi mencetak 35 gol dan 24 assist di MLS. Namun, dengan kariernya yang kini berlanjut di Amerika Serikat, serta munculnya sosok penerus yang digadang-gadang mengulangi kesuksesannya di Camp Nou, sebuah nama baru kini muncul sebagai pesepak bola paling laris secara komersial dalam urusan penjualan jersey.
1. Lamine Yamal: 1.315.000
Dari pesepak bola terhebat sepanjang masa menuju pemain yang sudah layak disebut sebagai tiga terbaik dunia saat ini, Catalunya kini memiliki pangeran baru bernama Lamine Yamal.
Pernah terkenal karena dimandikan Lionel Messi saat masih bayi, akan menjadi kejutan besar jika Yamal tidak meraih Ballon d’Or suatu hari nanti.
Terlebih setelah ia mencatat sejarah sebagai pemain termuda yang mencetak gol di babak 16 besar, perempat final, dan semifinal Liga Champions dalam satu musim.
Di usia yang baru 18 tahun, pemain muda asal Spanyol ini merupakan fenomena luar biasa. Level permainannya saat ini membuat banyak orang bertanya-tanya apakah Messi pernah tampil sebrilian ini pada usia yang sama.
Waktu yang akan menjawabnya, namun Yamal sudah terlihat sebagai satu-satunya pemain yang benar-benar berpeluang melampaui sang pendahulu, sebagaimana yang telah ia lakukan dalam daftar ini.
Sumber: Give Me Sport