Kepercayaan Diri di Titik Terendah, Fletcher Soroti Masalah Utama MU

Manchester United kembali mengalami malam mengecewakan setelah tersingkir dari ajang Piala FA.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 12 Januari 2026, 21:00 WIB
Asisten pelatih Manchester United, Darren Fletcher. (AFP/Paul Ellis) 

Bola.com, Jakarta - Manchester United kembali mengalami malam mengecewakan setelah tersingkir dari ajang Piala FA.

Bermain di hadapan pendukung sendiri di Old Trafford, Setan Merah harus mengakui keunggulan Brighton & Hove Albion dengan skor 1-2 pada laga putaran ketiga. Kekalahan tersebut semakin memperjelas kondisi internal tim yang tengah rapuh, terutama dari sisi mental.

Advertisement

Caretaker manager MU, Darren Fletcher, mengakui bahwa kepercayaan diri para pemainnya saat ini berada di titik terendah. Menurutnya, kekalahan dari Brighton menjadi cerminan betapa rapuhnya mental skuad United, terutama ketika mereka kebobolan lebih dulu.

“Perasaannya campur aduk,” ujar Fletcher seusai pertandingan.

“Saya pikir kami memulai laga dengan cukup baik, tetapi gol pertama Brighton benar-benar memukul kami. Setelah itu kami gagal menciptakan tempo permainan. Kami tidak cukup sering mengirim bola ke belakang lini pertahanan mereka untuk menguji mereka, dan pergerakan bola kami terlalu lambat.”


Berulang

Pelatih interim Manchester United asal Skotlandia, Darren Fletcher, memberi isyarat di pinggir lapangan selama pertandingan putaran ketiga Piala FA Inggris antara Manchester United dan Brighton and Hove Albion di Stadion Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 11 Januari 2026. (PETER POWELL/AFP)

Fletcher menilai masalah tersebut serupa dengan yang terjadi pada laga tengah pekan sebelumnya melawan Burnley. Ia menekankan bahwa penguasaan bola saja tidak cukup tanpa tempo dan intensitas yang tepat.

“Kami memang mengalirkan bola dengan cukup tenang, tetapi Anda juga harus melakukannya dengan tempo. Itu yang sulit kami lakukan. Saya sudah menantang para pemain saat jeda babak pertama,” tambahnya.

Manchester United sempat tertinggal 0-2 sebelum akhirnya memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Momentum kebangkitan sempat terasa ketika gol tersebut tercipta, terlebih dengan dukungan penuh dari para suporter.

“Ketika skor menjadi 2-1, saya sempat berpikir, ‘ini dia, kami bisa mengejarnya’. Atmosfer stadion meningkat, energinya juga naik. Namun pada akhirnya kami tidak mampu mencetak gol penyeimbang,” ujar Fletcher.

“Anda bisa melihat para pemain begitu rapuh, dan mereka harus membangun diri mereka sendiri dengan baik karena sekarang semuanya kembali kepada mereka. Mereka harus merespons.”


Krisis PD

Manajer Interim MU, Darren Fletcher pada laga kontra Burnley di ajang Liga Inggris. (Oli SCARFF / AFP)

Lebih lanjut, Fletcher tidak ragu menyebut bahwa krisis kepercayaan diri menjadi masalah utama di dalam skuad Manchester United saat ini.

“Tanpa diragukan lagi, kepercayaan diri mereka sangat rendah. Ketika Anda kebobolan, rasa percaya diri itu langsung runtuh. Padahal kepercayaan diri adalah salah satu faktor paling kuat dalam sepak bola,” jelasnya.

“Saat Anda tidak memilikinya, Anda harus menggali lebih dalam: bertarung, bekerja keras, bertahan, memenangkan pertandingan, dan dari situlah kepercayaan diri perlahan kembali.”

Meski demikian, Fletcher menegaskan bahwa kualitas pemain United sebenarnya tidak perlu diragukan. Ia menyebut skuad saat ini dihuni oleh pemain-pemain berpengalaman dan bertalenta, yang seharusnya mampu bangkit jika memiliki mental yang tepat.

 


Tantangan

Saat ditanya mengenai tantangan terbesar bagi manajer baru Manchester United nantinya, Fletcher menegaskan bahwa membangun kembali kepercayaan diri pemain harus menjadi prioritas utama.

“Kepercayaan diri, dan mungkin juga adaptasi dari gaya bermain serta formasi yang biasa mereka gunakan. Itu tidak mudah,” tuturnya. “Namun yang terpenting adalah para pemain dan siapa pun yang memimpin mereka harus bersatu.”

Menurut Fletcher, solusi jangka pendek mungkin bukan permainan indah, melainkan hasil positif yang bisa mengangkat mental tim.

Sumber: Metro

Berita Terkait