Persib Harus Tetap Ekstra Waspada, Pengamat: Peersaingan di 4 Besar BRI Super League Akan Semakin Ketat

Persib Bandung jangan sampai lengah setelah tampil sebagai jawara parus musim BRI Super League 2025/2026.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 13 Januari 2026, 06:15 WIB
Sebaliknya, Maung Bandung cenderung melancarkan serangan balik cepat. Tampak dalam foto, pemain Persib dan Persija berebut penguasaan bola atas saat pertandingan pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu 11 Januari 2026. (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - Persib Bandung jangan sampai lengah setelah tampil sebagai jawara parus musim BRI Super League 2025/2026.

Sukses Persib menguasai klasemen sementara berkat tambahan tripoin yang mereka raih usai mengalahkan Persija Jakarta dalam duel sengit yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/1/2025).

Advertisement

Sang Maung menang tipis 1-0 via gol cepat Beckham Putra Nugraha saat El Clasico Indonesia masih bergulir lima menit.

Mengantongi 38 poin, pasukan Bojan Hodak, hingga pekan ke-17, mengemas 38 poin atau hanya terpaut sebiji angka dari Borneo di posisi kedua.

Beckham Putra dkk. boleh-boleh saja berbangga, namun kudu tetap ekstra waspada. Selain persaingan di empat besar diyakini akan lebih ketat dan menyengat, kompetisi juga masih panjang.


Persaingan Ketat

Pemain Persib, Beckham Putra (tengah) merayakan golnya ke gawang Persija pada pertandingan pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu 11 Januari 2026. Menjamu Persija Jakarta pada pertandingan pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu 11 Januari 2026 sore, Persib Bandung unggul 1-0. (Bola.com/Abdul Aziz)

Hal tersebut dikatakan pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, lewat YouTube pribadinya, Bung Ropan.

"Dengan tambahan tiga poin, Persib dingin di puncak klasemen. Mereka tuntaskan itu dengan 38 poin dari 17 pertandingan dan secara keseluruhan mereka memenangkan ini adalah kemenangan ke-12 Persib, dua imbang, dan tiga kekalahan," kata Ronny Pangemanan.

"Mereka juga semakin mengukuhkan predikat mereka sebagai tim yang sangat kuat di kandang. Tidak terkalahkan sejauh ini saat bermain di Gelora Bandung Lautan Apa. Ini menjadi momok yang menakutkan bagi tim mana pun ketika datang ke GBLA," imbuh pengamat yang akrab disapa Ropan.


Nasib Sial Borneo FC

Sukses Persib juga tak lepas dari nasib sial yang menerpa Borneo di laga lainnya, kalah 0-2 dari Persita.

"Jadi modal ini yang pastinya terus dibawa oleh Persib kalau mereka bisa mengamankan seluruh pertandingan di kandang. Mungkin ada sekitar 53 poin mereka dapatkan dan gelar juara bisa mereka rebut untuk membuat hat-trick. Karena sebelumnya dengan back to back yang dilakukan Persib Bandung," ujar Ropan.

"Hasil inipun lebih dibantu juga dengan hasil sebelumnya di mana Borneo yang sudah memimpin dengan 37 poin sebelum laga Persib vs Persija, takluk dari tuan rumah Persita. Ini yang membuat, bagi Borneo itu tidak bisa dapat poin penuh, apalagi imbang, mereka tertahan dengan 37 poin," tukasnya lagi.


Harus Konsisten

Tim racikan pelatih Bojan Hodak, unggul lewat gol cepat Beckham Putra yang terjadi pada menit ke-5. Tampak dalam foto, pemain Persib, Beckham Putra (kiri) merayakan golnya ke gawang Persija pada pertandingan pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu 11 Januari 2026. (Bola.com/Abdul Aziz)

Jika ingin tersenyum manis di akhir musim, maka tak ada pilihan Pangeran Biru harus tampil konsisten di jalur kemenangan. Tapi itu tak akan mudah, mengingat persaingan di empat besar bakal kian seru.

"Namun, saya pikir, persaingan empat besar tetap ketat. Jadi siapa pun yang tumbang nantinya di putaran berikutnya, itu akan berpengaruh dengan perpacuan menuju gelar juara. Karena dengan 38 poin kemudian Borneo 37 poin, ini kan tipis hanya selisih satu angka," tukas Ropan.

"Jadi Persib harus tetap konsisten bermain. Tidak harus puas dengan hasil sekarang. Boleh mungkin merayakan sejenak hasil paruh musim, bisa dingin di puncak, tetapi tetap ada tugas yang lebih berat bagi Persib untuk bisa mempertahankan performa mereka di putaran selanjutnya," tutupnya.

 

Berita Terkait