Tottenham Terpuruk, Ruben Amorim Muncul sebagai Opsi Pengganti Thomas Frank

Ruben Amorim, eks manajer Manchester United, bisa menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Thomas Frank di Tottenham.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 14 Januari 2026, 09:30 WIB
Sebagai catatan, di Liga Premier Inggris 2024/2025 sejak menggantikan Erik ten Hag menangani Manchester United, Ruben Amorim mencatatkan dua kemenangan, sekali hasil imbang, dan empat kekalahan dari tujuh pertandingan. (HENRY NICHOLLS/AFP)

Bola.com, Jakarta - Mantan bek Tottenham Hotspur, Sol Campbell, melontarkan pandangan menarik terkait masa depan kursi pelatih di klub London Utara tersebut.

Campbell menyebut bahwa Ruben Amorim, eks manajer Manchester United, bisa menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Thomas Frank yang kini berada di bawah tekanan besar.

Advertisement

Tottenham kembali menelan kekecewaan pada akhir pekan lalu setelah tersingkir dari Piala FA. Bermain di kandang sendiri, Spurs justru kalah 1-2 dari Aston Villa pada laga putaran ketiga. Kekalahan tersebut semakin memperburuk situasi Thomas Frank, yang belakangan mendapat sorotan tajam akibat performa tim yang jauh dari kata memuaskan.

Musim ini berjalan sulit bagi Tottenham. Hingga pekan terkini Liga Inggris, Spurs terpuruk di peringkat ke-14 klasemen sementara Premier League. Selain tersingkir dari Piala FA, mereka juga telah lebih dulu angkat kaki dari EFL Cup, membuat peluang meraih trofi domestik musim ini hampir tertutup. Harapan untuk finis di zona Liga Champions pun dinilai sangat tipis, bahkan nyaris mustahil.


Dianggap Cocok

Pelatih kepala Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim, tiba untuk pertandingan Europa League antara Manchester United dan Bodoe/Glimt di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Jumat dini hari WIB (29/11/2024). (Oli SCARFF/AFP)

Dalam situasi tersebut, Campbell meyakini bahwa manajemen Tottenham tidak tinggal diam. Berbicara kepada Sky Bet, legenda Spurs itu menilai dewan klub sudah mulai memikirkan sosok pengganti Thomas Frank, dan nama Ruben Amorim masuk dalam radar utama mereka.

“Ruben Amorim. Mereka akan melihat ke arahnya. Mereka mungkin sudah berbicara dengannya sekarang, itu tidak akan mengejutkan saya,” ujar Campbell.

Ia menambahkan bahwa Amorim kemungkinan besar tidak akan kembali ke Portugal dalam waktu dekat setelah pemecatannya dari Manchester United.

Campbell juga menyinggung adanya komunikasi yang berlangsung secara diam-diam. Menurutnya, pembicaraan di balik layar merupakan hal yang wajar dalam situasi seperti ini.

“Tottenham pasti akan berbicara dengannya untuk melihat apakah ada peluang. Akan selalu ada orang-orang yang berbicara di balik layar,” lanjut Campbell.


Penuh Tekanan

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. (AP Photo/Ian Hodgson)

Ruben Amorim sendiri baru saja dipecat oleh Manchester United sepekan lalu, mengakhiri masa jabatannya yang penuh tekanan di Old Trafford. Meski demikian, reputasinya sebagai pelatih muda dengan filosofi modern dan keberhasilannya di level domestik Portugal membuatnya tetap menjadi sosok yang menarik bagi klub-klub Premier League.

Bagi Tottenham, penunjukan Amorim bisa dianggap sebagai langkah berani sekaligus strategis. Klub membutuhkan arah baru setelah musim yang penuh inkonsistensi, dan pengalaman Amorim menangani tim besar di bawah tekanan diyakini bisa menjadi modal penting.


Masa Depan Thomas Frank

Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Tottenham maupun Amorim.

Masa depan Thomas Frank masih belum dipastikan, tetapi tekanan yang terus meningkat membuat spekulasi pergantian pelatih semakin sulit dibendung. Jika performa buruk berlanjut, bukan tidak mungkin Spurs akan segera membuka babak baru, dengan Ruben Amorim sebagai sosok sentralnya.

 

Sumber: Sky

Berita Terkait