Bola.com, Jakarta - Pengundian grup Piala AFF 2026, yang kini resmi bernama ASEAN Hyundai Cup 2026, akan menjadi sorotan utama pecinta sepak bola Asia Tenggara hari ini. Acara krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 15 Januari 2026, menandai dimulainya persiapan menuju turnamen akbar tersebut.
Jakarta, Indonesia, mendapat kehormatan menjadi tuan rumah drawing prestisius ini, tepatnya di Studio RCTI Kebon Jeruk. Pengundian akan dimulai pada pukul 16.00 WIB dan disiarkan langsung, memungkinkan jutaan penggemar menyaksikan pembentukan grup.
Timnas Indonesia, yang berada di pot 3, berpotensi menghadapi lawan-lawan berat sejak fase grup, memunculkan kekhawatiran akan "grup neraka". Kehadiran pelatih baru, John Herdman, juga menambah dinamika menarik dalam perjalanan skuad Garuda.
Turnamen utama ASEAN Hyundai Cup 2026 sendiri akan digelar dari 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, menjadi edisi ke-16 dan pertama kalinya diadakan pada jendela musim panas dalam lebih dari dua dekade. Ini juga menandai peringatan 30 tahun turnamen bergengsi ini.
Momen Krusial Drawing Piala AFF 2026 di Ibu Kota
Acara drawing Piala AFF 2026 hari ini akan menjadi titik awal penentuan nasib tim-tim peserta di turnamen regional paling bergengsi. Pengundian ini tidak hanya menentukan lawan, tetapi juga memengaruhi strategi persiapan setiap negara.
Diselenggarakan di Studio RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat, acara ini akan berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah tokoh penting sepak bola Asia Tenggara. Siaran langsung dapat diakses melalui RCTI, YouTube RCTI Sports, dan platform Vision+, memastikan jangkauan luas bagi para penggemar.
Perubahan nama turnamen menjadi ASEAN Hyundai Cup 2026 merupakan hasil kerja sama dengan Hyundai sebagai mitra utama baru. Ini juga menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-30 kompetisi yang telah melahirkan banyak legenda sepak bola.
Kehadiran dua legenda sepak bola Asia Tenggara, Mustafic Fachrudin dari Singapura dan Le Cong Vinh dari Vietnam, akan menambah semarak acara drawing Piala AFF 2026 ini. Mereka akan turut serta dalam proses pengundian yang sangat dinantikan.
Format dan Peserta ASEAN Hyundai Cup 2026: Potensi Grup Neraka Timnas Indonesia
Sebanyak 10 tim akan berpartisipasi dalam ASEAN Hyundai Cup 2026, dengan sembilan tim lolos otomatis dan satu tempat diperebutkan melalui babak kualifikasi. Timor Leste dan Brunei Darussalam akan bersaing di babak play-off untuk tiket terakhir.
Timnas Indonesia menempati pot 3 bersama Filipina, sebuah posisi yang kurang menguntungkan dibandingkan edisi-edisi sebelumnya. Ini disebabkan oleh performa yang kurang maksimal di turnamen sebelumnya.
Pembagian pot menempatkan juara bertahan Vietnam dan Thailand di pot 1, sementara Malaysia dan Singapura mengisi pot 2. Kondisi ini membuat Timnas Indonesia berpotensi besar tergabung dalam "grup neraka" yang dihuni tim-tim kuat.
Format turnamen akan membagi 10 tim ke dalam dua grup, masing-masing berisi lima tim. Setiap tim akan memainkan dua pertandingan kandang dan dua pertandingan tandang di babak penyisihan grup, menjanjikan persaingan sengit.
Dua tim teratas dari setiap grup akan melaju ke babak gugur, yang terdiri dari semifinal dan final dua leg. Babak penyisihan grup akan berlangsung dari 24 Juli hingga 8 Agustus 2026, diikuti babak gugur pada 15-26 Agustus 2026.
- Pembagian Pot Piala AFF 2026:
- Pot 1: Vietnam, Thailand
- Pot 2: Malaysia, Singapura
- Pot 3: Filipina, Indonesia
- Pot 4: Myanmar, Kamboja
- Pot 5: Laos, Pemenang Kualifikasi (Timor Leste/Brunei Darussalam)
Harapan Baru Bersama John Herdman di Piala AFF 2026
Drawing Piala AFF 2026 ini juga menjadi fokus awal bagi pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, yang resmi diperkenalkan pada 13 Januari 2026. Ia diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dan meraih gelar juara pertama bagi Indonesia.
Herdman menghadapi tantangan besar karena turnamen ini tidak masuk kalender FIFA, yang mungkin menyulitkan pemanggilan pemain abroad. Namun, ini juga menjadi kesempatan baginya untuk mengeksplorasi talenta muda dan memperluas kedalaman skuad.
Timnas Indonesia memiliki sejarah panjang di Piala AFF dengan enam kali menjadi runner-up, namun belum pernah mengangkat trofi juara. Di bawah kepemimpinan Herdman, ada harapan besar untuk memutus rekor tersebut.
Pengalaman Herdman dalam melatih tim nasional diharapkan mampu meracik strategi terbaik, meskipun Timnas Indonesia berada di pot 3. Perjalanan di ASEAN Hyundai Cup 2026 akan menjadi ujian pertama yang penting bagi pelatih asal Inggris ini.