Hasil Liga Italia: Comeback Dramatis! Milan Bungkam Como, Rabiot Jadi Pahlawan Kemenangan

AC Milan berhasil meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Como dalam lanjutan Seria A 2025/2026.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 16 Januari 2026, 05:03 WIB
Gelandang AC Milan, Adrien Rabiot, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Como dan AC Milan di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, pada 15 Januari 2026. (Stefano RELLANDINI / AFP)

Bola.com, Jakarta - AC Milan berhasil meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Como dalam lanjutan Seria A 2025/2026, Jumat (16/1/2026) dini hari WIB, meski sempat mendapat perlawanan sengit dari tuan rumah.

Laga ini berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal dan menyajikan drama hingga menit-menit akhir pertandingan.

Advertisement

Como tampil lebih agresif di awal laga dan langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan mereka membuahkan hasil pada menit ke-10 ketika Marc-Oliver Kempf sukses memecah kebuntuan.

Bek tengah Como tersebut memanfaatkan situasi sepak pojok dengan sempurna, melompat tinggi dan menyundul bola ke gawang tanpa mampu dihalau pertahanan Milan. Gol cepat itu membuat publik tuan rumah bergemuruh dan meningkatkan kepercayaan diri Como.

Setelah unggul, Como tetap menguasai jalannya pertandingan sepanjang babak pertama. Mereka mampu mengontrol lini tengah dan beberapa kali mengancam pertahanan Milan melalui serangan cepat maupun tembakan jarak jauh. Milan tampak kesulitan mengembangkan permainan dan lebih banyak bertahan, menunggu celah untuk melakukan serangan balik.

 

Video: Jay Idzes Jadi Incaran AC Milan


Comeback Dramatis

Liga Italia - Como Vs AC Milan (Bola.com/Adreanus Titus)

Namun, momentum pertandingan berubah di masa injury time babak pertama. AC Milan mendapatkan hadiah penalti setelah Marc-Oliver Kempf dinilai melanggar Adrien Rabiot di dalam kotak terlarang.

Christopher Nkunku yang ditunjuk sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang. Tanpa ragu, Nkunku mengirim bola ke sudut gawang dan mengecoh kiper Como, membuat skor kembali imbang 1-1 tepat sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, Como kembali mencoba menekan untuk mencari gol tambahan. Sejumlah peluang tercipta, tetapi penampilan gemilang kiper Milan, Mike Maignan, menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus. Maignan melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menepis tembakan berbahaya dari dalam kotak penalti, yang menjaga Milan tetap berada dalam permainan.


Rabiot Jadi Pahlawan

Keuletan Milan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-55. Adrien Rabiot, yang sebelumnya dilanggar untuk penalti, kini mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, gelandang asal Prancis itu dengan sigap menyambar bola dari jarak dekat dan membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk keunggulan Milan.

Tertinggal satu gol, Como tidak menyerah. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan hampir menyamakan kedudukan melalui Nico Paz. Pemain muda tersebut melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tampak mengarah tepat ke gawang. Sayangnya bagi Como, bola hanya menghantam mistar gawang, membuat peluang emas tersebut terbuang sia-sia.

Saat Como terus menekan dan meninggalkan ruang di lini belakang, Milan justru berhasil memastikan kemenangan di menit-menit akhir pertandingan. Dua menit menjelang waktu normal berakhir, Adrien Rabiot kembali menjadi pembeda. Ia mengejutkan pertahanan Como dengan tembakan rendah dari jarak jauh. Bola meluncur deras, menyusuri rumput, dan bersarang di sudut bawah gawang, sekaligus mengunci kemenangan Milan dengan skor 3-1.


Papan Atas

Logo AC Milan (Bola.com/Adreanus Titus)

Hasil ini sangat berarti bagi AC Milan dalam persaingan papan atas klasemen. Tambahan tiga poin membuat Rossoneri kini menempati posisi kedua dengan koleksi 43 poin, hanya terpaut tiga angka dari rival sekota sekaligus pemuncak klasemen, Inter Milan. Milan juga unggul tiga poin dari Napoli yang berada di posisi ketiga, menjaga asa mereka dalam perburuan gelar juara tetap hidup.

Sementara itu, kekalahan ini membuat Como harus puas bertahan di peringkat keenam dengan 34 poin. Meski gagal meraih hasil maksimal, performa Como tetap patut diapresiasi, terutama keberanian mereka dalam menekan salah satu tim kuat liga dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.


Persaingan Musim Ini

Berita Terkait