Cedera Lutut Belum Pulih, Mbappe Enggan Ambil Risiko di Real Madrid

Penyerang andalan Real Madrid, Kylian Mbappe, dikabarkan bersikap sangat hati-hati terkait kondisi fisiknya usai mengalami cedera lutut.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 17 Januari 2026, 16:45 WIB
Striker Real Madrid, Kylian Mbappe. (Bola.com/Dok. LaLig)

Bola.com, Jakarta - Penyerang andalan Real Madrid, Kylian Mbappe, dikabarkan bersikap sangat hati-hati terkait kondisi fisiknya usai mengalami cedera lutut.

Bintang asal Prancis itu disebut tidak ingin kembali bermain sebelum benar-benar pulih 100 persen, sebuah keputusan yang berpotensi membuatnya absen dalam laga La Liga melawan Levante pada Minggu mendatang.

Advertisement

Mbappe, yang kini berusia 27 tahun, sempat mengejutkan banyak pihak ketika ia kembali merumput lebih cepat dari perkiraan. Ia tampil sebagai pemain pengganti dalam laga final Supercopa de Espana melawan Barcelona, meski Real Madrid akhirnya harus menelan kekalahan dramatis dengan skor 2-3.

Namun, meski mampu tampil, Mbappe kini memilih untuk tidak mengambil risiko lanjutan yang dapat memperburuk cederanya.

Menurut laporan media Prancis L’Equipe, Mbappe kemungkinan besar absen dalam pertandingan menghadapi Levante.


Ingin Pulih Total

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Athletic Bilbao dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2025/2026 di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol, Rabu (03/12/2025). (AP Photo/Jose Breton)

Bahkan, statusnya juga masih diragukan untuk laga Liga Champions berikutnya melawan AS Monaco. Sumber yang sama menyebutkan bahwa Mbappe hanya akan kembali bermain ketika ia sudah sepenuhnya terbebas dari rasa tidak nyaman pada lututnya.

Cedera tersebut membuat Mbappe menjalani pemeriksaan MRI pada 31 Desember, yang sempat menimbulkan kekhawatiran di kubu Real Madrid.

Meski demikian, sang penyerang memilih untuk kembali bermain hanya 11 hari setelah pemeriksaan, sebuah keputusan yang menunjukkan besarnya komitmennya terhadap tim di momen krusial Supercopa. Kendati demikian, kembalinya Mbappe dalam kondisi yang belum ideal kini membuatnya lebih waspada.

Walau demikian, Mbappe dikabarkan tidak menyesali keputusannya tampil dalam final Supercopa tersebut. Ia merasa kontribusinya tetap penting bagi tim, terutama dalam pertandingan besar melawan rival abadi Barcelona. Namun, pengalaman itu justru memperkuat tekadnya untuk lebih mendengarkan kondisi tubuhnya ke depan.

 


Fokus Pemulihan

Penyerang Real Madrid asal Prancis #10, Kylian Mbappe, merayakan gol ketiga timnya bersama penyerang Real Madrid asal Brasil #07, Vinicius Junior (kiri), dan penyerang Real Madrid asal Maroko #21, Brahim Diaz, dalam pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Villarreal CF di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Minggu (5-10-2025) dini hari WIB. (Oscar DEL POZO/AFP)

Saat ini, fokus utama Mbappe adalah kesiapan jangka panjang, mengingat Real Madrid akan memasuki periode krusial pada paruh kedua musim.

Selain fase gugur Liga Champions yang semakin dekat, Los Blancos juga masih bersaing ketat dalam perebutan gelar La Liga. Di sisi lain, Mbappe juga memikirkan agenda internasional besar, termasuk Piala Dunia, yang menjadi target penting dalam kariernya.

Pihak Real Madrid sendiri dikabarkan mendukung pendekatan hati-hati Mbappe. Klub tidak ingin kehilangan pemain kunci mereka dalam jangka panjang hanya karena memaksakan tampil terlalu cepat.

Dengan jadwal padat dan tuntutan tinggi di berbagai kompetisi, kebugaran sang bintang dianggap jauh lebih penting daripada sekadar satu atau dua pertandingan.

Berita Terkait