Bola.com, Jakarta - Tottenham Hotspur kembali berada dalam pusaran krisis setelah menelan kekalahan memalukan di kandang sendiri dari rival sekota, West Ham United. Hasil buruk tersebut membuat posisi Thomas Frank sebagai manajer Spurs berada di ujung tanduk, hanya beberapa bulan setelah ia ditunjuk menggantikan Ange Postecoglou.
Pada laga Premier League tersebut, Tottenham sejatinya sempat unggul lebih dulu. Namun alih-alih mengendalikan permainan, The Lilywhites justru tampil rapuh dan akhirnya tumbang lewat gol telat West Ham.
Kekalahan ini memperpanjang rangkaian hasil mengecewakan Spurs di bawah asuhan Frank dan memicu spekulasi bahwa manajemen klub siap mengambil keputusan drastis dalam waktu dekat.
Thomas Frank sendiri direkrut dengan ekspektasi besar usai membawa Tottenham meraih gelar Liga Europa 2025 di Bilbao. Namun, performa tim di kompetisi domestik justru merosot tajam. Tekanan dari suporter semakin besar, dan petinggi klub dikabarkan mulai menyusun daftar kandidat pengganti jika pemecatan benar-benar terjadi.
Jika Tottenham memutuskan berpisah dengan Frank, setidaknya ada empat nama yang disebut-sebut sebagai opsi realistis untuk mengambil alih kursi panas di Tottenham Hotspur Stadium.
Mauricio Pochettino
Nama pertama adalah Mauricio Pochettino. Dia dianggap sebagai sosok yang paling mampu menyatukan kembali Tottenham. Pelatih asal Argentina itu pernah membawa Spurs ke level tertinggi dalam satu dekade terakhir, termasuk final Liga Champions 2019.
Namun, kendala terbesar adalah komitmennya bersama Timnas Amerika Serikat yang sedang mempersiapkan diri menuju Piala Dunia 2026. Artinya, Spurs kemungkinan harus menunggu hingga musim panas.
Oliver Glasner
Opsi berikutnya adalah Oliver Glasner. Pelatih asal Austria itu telah mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Crystal Palace di akhir musim dengan alasan mencari tantangan baru.
Glasner dikenal dengan pendekatan taktis yang disiplin dan keberaniannya membangun tim kompetitif dengan sumber daya terbatas. Meski namanya juga dikaitkan dengan Manchester United, Tottenham bisa saja bergerak cepat untuk mengamankan jasanya lebih dahulu.
Enzo Maresca
Nama ketiga yang mencuat adalah Enzo Maresca. Pelatih Italia tersebut baru saja berpisah dengan Chelsea akibat hubungan yang retak dengan jajaran direksi. Meski begitu, Maresca tetap dipandang sebagai pelatih progresif dengan ide permainan modern.
Kepindahannya dari London barat ke London utara tentu akan menjadi “heel turn” besar, tetapi jika diberi kebebasan membangun skuad, Maresca berpotensi memulai era baru di Spurs.
Marco Silva
Sementara itu, kandidat paling realistis jika Tottenham mencari solusi cepat adalah Marco Silva.
Pelatih Fulham itu tampil impresif dalam beberapa musim terakhir dan dinilai telah mencapai batas maksimal bersama The Cottagers. Dengan usia yang masih relatif muda dan pengalaman Premier League yang matang, Silva dianggap siap naik level dan memimpin salah satu klub besar Inggris.
Sumber: Express