Realistis, Allegri Tegaskan AC Milan Fokus Empat Besar Liga Italia

Massimiliano Allegri kembali menegaskan pendekatan realistisnya bersama AC Milan usai kemenangan tipis 1-0 atas Lecce.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 19 Januari 2026, 14:45 WIB
Penyerang AC Milan, Niclas Fullkrug, memegang ponsel untuk merekam suasana stadion setelah dianugerahi trofi “Player of the Game” seusai pertandingan Liga Italia Serie A antara AC Milan dan Lecce di Stadion San Siro, Milan, Italia utara, pada 18 Januari 2026. (Stefano RELLANDINI / AFP)

Bola.com, Jakarta - Massimiliano Allegri kembali menegaskan pendekatan realistisnya bersama AC Milan usai kemenangan tipis 1-0 atas Lecce di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (19/1/2026) dini hari WIB.

Gol tunggal Niclas Fullkrug yang dicetak hanya tiga menit setelah masuk sebagai pemain pengganti menjadi penentu kemenangan Rossoneri, sekaligus memperlihatkan pentingnya peran pemain dari bangku cadangan dalam perjalanan Milan musim ini.

Advertisement

Milan datang ke laga ini dengan tekanan besar setelah kehilangan banyak poin melawan tim-tim papan bawah, termasuk dua hasil imbang beruntun kontra Genoa dan Fiorentina.

Situasi itu sempat membuat publik San Siro khawatir Milan akan kembali tersandung, terlebih Lecce tampil disiplin dan mendapat inspirasi dari performa gemilang kiper mereka, Wladimiro Falcone, yang melakukan serangkaian penyelamatan krusial.

Namun kebuntuan akhirnya pecah ketika Allegri memasukkan Niclas Fullkrug. Penyerang asal Jerman itu langsung memberikan dampak nyata dengan menyundul bola hasil umpan silang Alexis Saelemaekers untuk memastikan kemenangan Milan.

Gol tersebut menjadi gol keenam Milan dari pemain pengganti di Serie A musim ini, terbanyak dibanding tim lain, sekaligus menegaskan efektivitas rotasi yang dilakukan Allegri.


Kunci Pergantian Pemain

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, memberi instruksi kepada para pemainnya pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Genoa di Milan, Italia, Kamis, 8 Januari 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

Berbicara seusai pertandingan, Allegri menekankan betapa krusialnya peran pergantian pemain di sepak bola modern.

“Hal terpenting adalah dengan adanya lima pergantian pemain dalam sepak bola modern, pergantian menjadi sangat menentukan. Pada momen-momen tertentu dalam pertandingan, pemain seperti Füllkrug menghadirkan kesegaran di dalam kotak penalti,” ujar Allegri kepada DAZN Italia.   

Pelatih asal Italia itu juga menjelaskan kondisi Fullkrug yang belum sepenuhnya ideal sejak kedatangannya.

“Füllkrug tidak banyak berlatih bersama West Ham dan mengalami benturan pada kakinya. Saya pikir kami bisa memainkan banyak kombinasi yang melibatkan Füllkrug, Pulisic, Leão, dan Nkunku, tetapi yang perlu kami lakukan adalah memiliki presisi yang lebih baik dalam umpan-umpan terakhir, menunjukkan lebih banyak kesabaran dalam membangun serangan, serta tampil lebih tajam dan cepat, bukan terlalu terburu-burudi sepertiga akhir lapangan, seperti yang kami lakukan malam ini.”    


Masih Ada Catatan

Pemain AC Milan Niclas Fullkrug merayakan gol pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Lecce di Milan, Italia, Minggu, 18 Januari 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

Allegri menilai Milan terlalu tergesa-gesa dalam menyerang, sehingga beberapa kali terjebak jebakan offside Lecce. Ia juga memuji cara lawan bertahan dengan intensitas tinggi di babak pertama.

“Lecce bermain lebih bertahan dan kami membutuhkan lebih banyak pergerakan setengah lingkaran untuk menghindari jebakan offside mereka. Namun, kami justru terus terperangkap karena terlalu tergesa-gesa. Lecce bekerja sangat keras pada babak pertama dan tak terelakkan kehilangan intensitas setelah jeda, sehingga kami menaikkan tempo baik dari kecepatan permainan maupun kecepatan sirkulasi bola,” ujarnya.

Statistik juga menjadi perhatian Allegri, terutama terkait lemahnya Lecce pada menit-menit akhir pertandingan. “Saya melihat statistiknya, Lecce kebobolan hampir setengah dari total gol mereka musim ini pada 15 menit terakhir. Itu berarti mereka bagus dalam bekerja keras dan menjaga pertandingan tetap terbuka, tetapi kemudian kehabisan tenaga.”  


Realistis

 

Kemenangan ini membuat Milan mampu memanfaatkan hasil kurang maksimal para pesaing untuk mengokohkan posisi kedua klasemen Serie A. Rossoneri kini unggul tiga poin dari Napoli dan hanya terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen Inter.

Namun yang lebih penting bagi Allegri adalah jarak tujuh poin dari Juventus di posisi kelima, karena target utama Milan musim ini adalah mengamankan tiket Liga Champions.

Pelatih berusia 58 tahun itu kembali menegaskan bahwa ambisi Milan harus tetap berpijak pada realitas.

Sumber: Football Italia


Posisi Milan

Berita Terkait